RADAR PURWOREJO - Cepot adalah salah satu tokoh yang paling dikenal di bumi Pasundan.
Cepot sendiri adalah tokoh wayang yang terbuat dari kayu, di mana Cepot masuk ke dalam kategori wayang Golek.
Nama lain dari Cepot adalah Astrajingga, ia juga sering dijuluki sebagai si kocak tapi bijak dalam bertutur kata.
Gelak tawa yang dikeluarkan dari penonton membuktikan bahwa Cepot berhasil menghibur.
Dalam kisah pewayangan, Cepot adalah anak dari Semar. Ia dikisahkan lahir dari bayangan Semar untuk menemaninya ketika ia mendapat perintah dari Sahyang Tunggal untuk mengabdi kepada Trah Witaradya.
Walaupun kisah lahirnya terdengar serius, Cepot lahir sebagai sosok yang lucu dan suka 'ngebanyol'.
Tetapi uniknya, disetiap humor yang dia lontarkan terdapat kritik atau nasihat yang bisa diambil.
Cepot juga memiliki keunikan dengan fisik yang diberi warna merah menyala.
Warna merah ini menyimbolkan keberanian dan hawa nafsu. Ada juga warna merah ini sebagai warna kelakuan buruk seseorang yang terdapat di rapot anak-anak.
Walaupun begitu, ia adalah anak yang setia karena senantiasa mengikuti Semar kemana saja ia pergi.
Tokoh Cepot berhasil menjadi ikon pewayangan di Jawa Barat. Berkat humor dan kebijaksanaanya, Cepot dijadikan sebagai tokoh yang selalu memberikan pelajaran hidup.
Editor : Winda Atika Ira Puspita