RADAR PURWOREJO - Siapa yang tidak kenal dengan tokoh Punakawan? Punakawan muncul dalam karya Gatotkaca karangan Empu Panuluh.
Punakawan berasal dari kata Pana yang berarti paham dan Kawan yang berarti teman.
Jadi, Punakawan diartikan sebagai teman yang saling memahami. Punakawan memiliki karakter yang tidak hanya setia kepada majikan, namun juga memiliki kebijaksanaan sebagai penasihat.
Punakawan terdiri dari Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. Mereka memiliki sifat yang humoris dan juga fisik yang memiliki makna tertentu, mari kita bahas.
1. Semar
Semar adalah pemimpin sekaligus ayah dari Punakawan. Ilmunya yang mumpuni tetapi tetap rendah hati membuat Semar disegani.
Banyak yang menganggap ia adalah jelmaan dewa yang diturunkan ke bumi untuk membimbing manusia.
Kepala semar yang menghadap ke atas memiliki makna jika siapapun harus selalu ingat kepada sang pencipta.
Kemudian jari yang menunjuk menandakan jika pemimpin harus menuntun ke jalan yang benar.
2. Gareng
Gareng adalah anak pertama dari Semar. Ia juga dikenal sebagai Pancalpamor yang memiliki arti menolak godaan duniawi.
Gareng memiliki sifat sopan dan lucu sehingga ia digemari oleh banyak orang.
Awalnya, Gareng memiliki wajah yang rupawan dan fisik yang sempurna, namun berkat peperangan dia pun berubah menjadi buruk rupa dan memiliki tubuh yang cacat.
Matanya juling bermakna, jika manusia harus melihat realitas kehidupan. Kaki cacat yang dimiliki gareng bermakna manusia harus berhati-hati untuk melangkah.
3. Petruk
Petruk merupakan putra kedua dari Semar. Ia digambarkan sebagai seorang yang dermawan dan juga berani mengakui kesalahan.
Namanya sendiri diambil dari bahasa Arab Fatruk yang berarti tinggalkanlah.
Petruk diceritakan memiliki bentuk fisik yang paling sempurna dari yang lain. Memiliki wajah rupawan dan badan, tangan, kaki yang tinggi.
Kelebihannya itu memberikan makna jika pemikiran harus panjang dan harus tetap bersyukur dengan apa yang telah didapat.
4. Bagong
Bagong merupakan anak ketiga dari Semar, ia tercipta dari bayangan Semar sehingga bentuk badannya yang mirip dengan Semar.
Bagong adalah tokoh yang melambangkan manusia dengan sifat sederhana, sabar, dan ceroboh.
Bagong digambarkan memiliki badan gemuk serta mata dan mulut yang lebar, ini memiliki makna jika ia lancang namun jujur.
Bagong juga suka berlagak bodoh dan tergesa-gesa sehingga menjadi simbol jika melakukan sesuatu janganlah terburu-buru.