Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dari Keris Hingga Patrem: Ini Dia Senjata Tradisional Yogyakarta, Tak Hanya untuk Perang Juga Berburu Hewan

Tastabila Maika Warditya • Rabu, 31 Juli 2024 - 21:13 WIB
Keris.
Keris.

RADAR JOGJA - Yogyakarta memiliki senjata tradisional yang sering digunakan untuk melawan penjajah pada zaman dahulu.

Senjata yang dipakai pun memiliki bentuk yang unik dan beragam.

Walaupun begitu, senjata tersebut dikenal sangat mematikan saat dalam peperangan.

Tidak hanya digunakan dalam perang, senjata tradisional tersebut juga sering dipakai untuk berburu hewan atau bahan makanan lainnya.

Kira-kira apa saja ya senjata tradisional tersebut? Yuk kita simak bersama.

1. Keris

Pada zaman dahulu keris sering digunakan untuk melawan musuh dalam jarak dekat karena bentuknya yang pendek serta berlekuk.

Keris dikenal memiliki spiritual yang tinggi sehingga menjadikannya senjata yang sakti.

2. Tombak

Tombak atau yang dikenal dengan sebuta waos adalah salah satu senjata perang yang bisa juga digunakan untuk berburu.

Tombak memiliki banyak jenis, namun yang pasti bentuknya panjang serta memiliki mata tombak yang terbuat dari campuran logam.

3. Patrem

Patrem merupakan senjata tradisional yang mirip dengan keris namun lebih kecil.

Senjata ini sering digunakan oleh prajurit wanita yang disalipkan dibagian pinggang. Namun, pada zaman sekarang senjata patram sudah jarang ditemukan.

4. Condroso

Senjata ini bisa digunakan sebagai hiasan rambut yang berbentuk seperti tusuk konde, unik bukan? Namun fungsi utamanya ialah menikam musuh.

Condroso biasa digunakan prajurit wanita untuk merayu musuhnya dalam keadaan lengah, sehingga prajurit wanita bisa melakukan serangan dengan menusuknya.

5. Plintheng

Plintheng ini adalah senjata berupa ketapel. Bahannya terbuat dari kayu yang membentuk huruf Y kemudian dipasangkan karet.

Senjata ini berguna untuk melumpuhkan musuh dari jarak jauh dan juga digunakan untuk berburu.

6. Tulup

Tulup adalah senjata yang digunakannya dengan cara ditiup.

Bentuk Tulup ini seperti sedotan panjang yang di isi dengan kerikil atau anak panah yang bisa menembus dalam ke tubuh lawan.

7. Wedhung

Wedung adalah senjata yang bentuknya mirip seperti pisau namun berukuran besar. Biasanya senjata ini digunakan oleh pejabat keraton dengan jenis pasikon.

Wedhung juga digunakan sebagai tolak ukur status sosial antara pejabat.

Itu dia beberapa senjata tradisional yang berasal dari Yogyakarta.

Setiap senjata yang digunakan memiliki bentuk yang unik serta fungsi yang berbeda beda.

Setiap senjata juga memiliki sejarahnya masing-masing sehingga nilai yang terkandung pun sangatlah tinggi.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Patrem #tombak #Yogyakarta #senjata tradisional #melawan penjajah #peperangan #keris #Berburu Hewan #Mematikan #spiritual