Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Tokoh Wayang Punakawan, Sering Tampil Lucu, Menghibur dan Mendidik di Pewayangan

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 31 Juli 2024 | 21:57 WIB
Punakawan dalam pewayangan.
Punakawan dalam pewayangan.

RADAR PURWOREJO - Punakawan adalah tokoh pewayangan karya pujangga jawa.

Tokoh ini muncul dari era Ghatotkacasraya, serat karangan Empu Panuluh pada zaman Kerajaan Kediri.

Punakawan sendiri berasal dari dua kata yaitu pana dan kawan, pana berarti cerdik, terang, dan jelas sedangkan kawan berarti sahabat.

Sehingga punakawan disini berarti sahabat yang cerdik dan dapat dipercaya serta memiliki pengamatan yang cermat dan tajam.

Punakawan terdiri dari 4 tokoh yaitu Gareng, Semar, Bagong dan Petruk yang merupakan gambaran dari watak manusia.

Berikut tokoh punakawan :


1. Semar, semar atau yang biasa disebut Bodronoyo digambarkan sebagai orang tua dari 3 karakter lainnya yaitu Petruk, Bagong dan Gareng dan semuanya mengabdi pada para pandawa.

Semar memiliki nama lain yaitu Sang Hyang Ismoyo dan memiliki saudara bernama Sang Hyang Antogo atauTogog dan Sang Hyang Manikmaya ketiganya merupakan perwujudan dari dewa khayangan.

Dalam perwujudannya semar digambarkan dengan badan dan wajah yang bulat, mata yang berair, kaki pendek , tangan kiri yang mengepal dan kuncung putih yang berada diatas kepala.

Kuncung putih di simbolkan sebagai gagasan yang jernih , pikiran atau cipta.

Tokoh ini sendiri menggambarkan karsa atau kehendak yang luhur sehingga semar hanya mengabdi kepada manusia yang memiliki budi luhur dan berbuat baik.


2. Gareng atau Nolo Gareng, merupakan anak kedua dari semar yang memiliki watak yang humoris dan suka menolong.

Dalam perwujudannya ia memiliki beberapa kekurangan seperti kakinya yang jinjit sebelah, matanya yang kero serta tangannya yang cekot.

Adanya kecacatan ini menggambarkan kewaspadaan, hati-hati dan teliti.

Gareng menggambarkan sifat tolong menolong, toleransi serta rajin bekerja.


3. Petruk, petruk atau yang bisa juga disebut Kantong Bolong merupakan sosok yang dicirikan memiliki badan tinggi,mata terbuka dan jernih, dada dan bahu lebar dan hidung panjang.

Petruk sendiri memiliki sifat yang humoris dan suka menolong.

Adanya penggambaran wayang Petruk merupakan bentuk dari penggambaran sifat petruk yang suka menolong dan penuh akan kasih sayang.


4. Bagong, bagong atau Cepot memiliki perawakan badan yang gemuk dan pendek, serta memiliki mata yang lebar.

Bagong sendiri memiliki watak yang humoris dan lucu.

Bagong memiliki perwakan yang cukup mirip dengan semar sehingga sering disebut bayangan semar atau wewayanganin.

Bagong menggambarkan bahwa seseorang harus memilki suasana hati yang bahagia dan optimis. (Aina Puspita Ningrum)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Punakawan #tokoh punakawan #semar #Bagong #mendidik #kerajaan kediri #Lucu #Menghibur #gareng #Wayang #sifat #karangan #Tokoh #Mengenal #pewayangan #Ghatotkacasraya #petruk #Tampil #Empu Panuluh