RADAR PURWOREJO - Prabu Santanu merupakan salah satu tokoh dari cerita Mahabarata, ia merupakan anak dari Pratipa dan Sunanda.
Nama Santanu berasal dari kata çanta yang berarti tenang.
Nama ini menggambarkan keadaan ayahnya saat ia dilahirkan yaitu dalam keadaan tenang.
Ia merupakan raja yang tampan dan cakap dalam memainkan senjata ia merupakan seorang raja yang senang berburu kehutan.
Ia naik tahta setelah kedua saudaranya menolak untuk mewarisi tahta Hastinapura.
Tidak banyak cerita yang menceritakan tentang Santanu ini, namun beberapa mungkin tidak asing dengan istrinya yaitu Dewi Gangga.
Dalam kisahnya, ia bertemu dengan istrinya ini saat istrinya sedang menjalani kutukannya yaitu kutukan Dewa Brahma sehingga ia turun kebumi dan menikah dengan seorang keturuan kuru, mereka berdua kemudian dipertemukan dipinggir Sungai Gangga.
Didalam pernikahan keduanya ada cerita yang cukup terkenal dimana Dewi Gangga berkali-kali menghilanngkan anak yang dikandungnya.
Didalam cerita pernikahan mereka ada sebuah perjanjian dimana apapun yang dilakukan sang Dewi terhadap anak mereka ia tak boleh menanyakan terkait anak mereka.
Anak pertama mereka di Sungai Gangga hal yang sama juga terjadi pada 6 anak lainnya.
Hingga anak ke 8 yang diselamatkan oleh Satanu dan kemudian ia dapat bertemu kembali dengan anaknya setelah anaknya remaja.
Baca Juga: Capaian IKD Desa Cengkawakrejo, Banyuurip, Purworejo Tertinggi, Dalam Satu KK Mininal Ada Satu
Selain Dewi Gangga Santanu juga memiliki istri lain yaitu Satyawati.
Sama halnya dengan istri pertamanya ia bertemu dengan Satyawati disungai, namun kali ini disekitar sungai Yamuda.
Ia digambarkan dengan wanita yang sangat cantik dan harum.
Satyawati merupakan anak seorang nelayan bernama Dasabala.
Dalam pernikahannya kali inilah akhirnya anaknya Dewabrata mengundurkan diri dari tahta agar pernikahannya dapat berlangsung. (Aina Puspita Ningrum)