Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Lembusura: Pemuda Berkepala Lembu yang Dikhianati Saat Sayembara, Ini Dia Cerita Selengkapnya

Tastabila Maika Warditya • Selasa, 6 Agustus 2024 | 21:22 WIB
Legenda Gunung Kelud yang dikaitkan dengan sumpah lembusura.
Legenda Gunung Kelud yang dikaitkan dengan sumpah lembusura.

RADAR JOGJA - Di cerita rakyat Jawa Timur terdapat kisah pewayangan yang dikaitkan dengan meletusnya Gunung Kelud.

Kisah ini berawal dari seorang pemuda berkepala Lembu yang mencoba untuk mengikuti sayembara.

Pada saat itu terdapat sayembara untuk merentangkan busur dan mengangkat gong yang diadakan oleh Raja Brawijaya dari Kerajaan Majapahit.

Siapa saja yang bisa melakukan hal tersebut akan dinikahkan dengan putrinya, Dyah Ayu Pusparani, seorang Putri yang memang telah diakui kecantikannya hingga membuat kagum semua orang.

Sayembara tersebut dilakukan karena sang putri menginginkan suami yang hebat dan perkasa.

Namun sayangnya, tak ada yang berhasil untuk merentangkan busur dan mengangkat gong tersebut, saat sayembara akan ditutup datanglah seorang pemuda dengan kepala bukan manusia.

Semua orang yang berada di kerajaan terheran-heran dibuatnya.

Ialah Lembusura, seorang pemuda gagah berkepala lembu, dia datang untuk memenangkan sayembara dan menikah dengan sang putri.

Semua orang bertepuk tangan ketika Lembusura berhasil memenangkan sayembara tersebut, namun sayangnya baik sang raja maupun sang putri tidak menerima kemenangan darinya.

Terlebih lagi sang putri yang tidak menyangka akan bersuamikan pria berkepala lembu.

Sang putri pun mencari cara agar pernikahan ini tidak akan terjadi, di ajukanlah syarat kepada Lembusura jika dia harus menggali sumur di puncak Gunung Kelud.

Saat Lembusura berhasil menggali sumur ternyata disitulah rencana jahat untuk melenyapkannya.

Raja segera memerintahkan pasukannya untuk menimbun Lembusura saat berada di dasar lubang, Lembusura terkejut ternyata ini hanyalah tipu daya manusia, akhirnya sebelum dia mati karena tertimbun, dia pun memberi kutukan kepada sang raja.

"Wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping-kaping, yaiku Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, lan Tulungagung dadi kedung," kutuknya.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#gunung kelud #sayembara #kerajaan majapahit #kisah pewayangan #cerita rakyat Jawa Timur