Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Tiga Raksasa dari Alengka: Simbol Pengabdian dan Pengorbanan

Tastabila Maika Warditya • Kamis, 15 Agustus 2024 | 21:20 WIB

Kolase.
Kolase.


RADAR PURWOREJO - Sebagai raja penguasa dari Alengka, Dasamuka alias Rahwana ingin menguasai setidaknya dua pertiga seisi jagat.

Rahwana pun memiliki rencana untuk memperkuat area darat, udara, dan laut.

Selain untuk menguasai jagat raya, rencana ini juga berguna sebagai pelindung agar kerajaan Alengka tetap aman.

Karena Alengka dikelilingi oleh lautan, Rahwana memperkuat ketahanan yang kuat di wilayah laut.

Dalam pertahanannya, Rahwana membuat jajaran raksasa yang akan memimpin wilayah laut tersebut, di antaranya ada Garulangit yang akan memimpin pasukan untuk menjaga pertahanan laut paling luar, selanjutnya ada Wilkataksini yang memimpin di dekat garis pantai, kemudian Yuyurumpung yang akan memimpin di dalam hingga dasar laut.

Ketiga pemimpin raksasa tersebut memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menjaga wilayah laut di Alengka, yang pertama ada Garulangit.

Ia adalah seorang raksasa yang memiliki tubuh besar dan wajah yang mengerikan. Dia memiliki mata yang merah serta taring yang tajam seperti belati.

Garulangit ini pintar sekali mendeteksi musuh yang mencoba masuk dari udara di wilayah laut.

Ia ditugaskan di udara karena memiliki penglihatan yang tajam serta telinganya yang peka mendengar dari kejauhan.

Bahkan ia bisa melihat sesuatu yang melayang berselimut awan.

Selanjutnya ada pemimpin raksasa bernama Wilkataksini, ia digambarkan sebagai raksasa bermuka buaya yang memiliki taring tidak beraturan.

Taring tersebut tidak untuk mencacah, tetapi untuk menjepit mangsanya yang kemudian ia telan secara mentah-mentah.

Dalam kisahnya, Wilkataksini pernah menangkap basah Anoman saat ingin mengawasi Sinta yang saat itu diculik oleh Rahwana.

Namun, Wilkataksini harus gugur dari perlawanan Anoman karena perutnya yang berhasil dirobek.

Raksasa selanjutnya ada Yuyurumpung yang beroperasi di lautan lepas. Raksasa ini bertubuh besar dan memiliki kepala seperti yuyu.

Berbeda dengan Garulangit dan Wilkataksini, wilayah Yuyurumpung tidak terbatas, ia bertanggung jawab penuh pada penyusup di dalam laut.

Dalam ceritanya, Yuyurumpung berhasil menggagalkan pembuatan tambak yang dibuat oleh wanara, pasukan Rama.

Tambak tersebut digunakan pasukan Rama untuk menyeberangi Alengka.

Namun anehnya panjang tambak tidak bertambah, melainkan banyak yang roboh dan juga hanyut.

Ketiga raksasa ini sangat menjaga Kerajaan Alengka di wilayah laut. Kita tahu bahwa Kerajaa Alengka dipimpin oleh raja yang kejam, namun jika kita melihat dari sisi lain, para raksasa ini membuktikan kecintaannya terhadap negaranya sendiri.

Ketinga raksasa tersebut merupakan simbol dari pengabdian dan pengorbanan atas negaranya sendiri.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#wilayah laut #Rahwana #Kerajaan Alengka #raksasa #Alengka #raja penguasa #dasamuka