Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Ranggawarsita (3) Dibawa ke Ponorogo, Menghadap Bupati Kediri di Madiun

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 16 Agustus 2024 | 12:52 WIB
ilustrasi ranggawarsita
ilustrasi ranggawarsita

RADAR PURWOREJO - Rupanya Ki Tanujaya tidak membawa Bagus Burham ke Surakarta karena takut dimarahi lantaran sudah pulang padahal belum tamat belajar agama.

Ia membawa anak asuhnya itu ke rumah kerabatnya di sebuah desa dekat Ponorogo.

Oleh sang kerabat, Ki Tanujaya dinasihati agar Bagus Burham dibawa menghadap kepada Bupati Kediri saja, yang tak masih memiliki hubungan kerabat dengan leluhur Bagus Burham.

Usulan pun disetujui, tapi pada bulan Rajab biasanya Bupati Kediri pergi ke Keraton Surakarta untuk menghadiri Grebeg sekaligus melakukan silaturahmi syawalan kepada Raja.

Padahal saat itu sudah mendekati bulan Rajab.

Jika saat itu pergi ke Kediri, dikhawatirkan mereka malah ketlisipan di jalan.

Akhirnya diputuskan untuk pergi ke Madiun saja karena biasanya Bupati Kediri selalu mampir di Madiun dalam perjalanan menuju ke Keraton Surakarta.

Di Madiun, Ki Tanujaya dan Bagus Burham mengisi hari-hari dengan berjualan kain di pasar sembari menunggu kedatangan Bupati Kediri.

Dan ketika rombongan Bupati Kediri melintas, Ki Tanujaya dan Bagus Burham menghadap.

Mereka pun diterima dengan baik demi mengetahui bahwa Bagus Burham adalah cucu Sastranegara kerabatnya.

Bagus Burham diperlakukan layaknya anak sendiri, diperkenalkan dengan seluruh keluarga bupati yang ikut dalam rombongan, termasuk dengan Ayu Gombak putri bupati yang kelak menjadi istri Bagus Burham.

Bagus Burham diajak pulang ke Surakarta tetapi tidak mau karena belum selesai menuntut ilmu agama, takut kepada orang tua dan keluarga besarnya, terutama pada kakeknya.

Bupati Kediri pun melanjutkan perjalanan sembari berpesan kepada Bagus Burham dan Ki Tanujaya agar tetap berada di Madiun saja, menunggu kepulangan dirinya dari Surakarta.

Rombongan Bupati Kediri tiba di Surakarta, tapi tak lama kemudian ada kabar adanya pemberontakan di Kediri yang hendak melepaskan diri dari Kadipaten Kediri dan Kerajaan Surakarta.

Bupati Kediri pulang bersama beberapa pasukannya, meninggalkan rombongan keluarga di Surakarta.

Rombongan Bupati Kediri hanya melintasi Madiun saja dengan memacu kuda tergesa-gesa, tidak mampir di sana.

Bagus Burham dan Ki Tanujaya mendengar berita ini, membuat keduanya masyghul dan bertanya-tanya: ada apa gerangan? ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sejarah ranggawarsita #Ramalan Ranggawarsita #ranggawarsita #ronggowarsito adalah #ronggowarsito #Ranggawarsita adalah #Mengenal ranggawarsita #Raden Ngabehi Ranggawarsita