Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Tokoh Wayang : Dewi Amba dan Kisah Cintanya yang Tragis

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 16 Agustus 2024 | 22:32 WIB
Dewi Amba
Dewi Amba

RADAR PURWOREJO - Saat menginjak dewasa ayahnya yang merupakan raja dari Kerajaan Kasi melakukan sayembara untuk mendapatkan jodoh untuk masing-masing putrinya.

Sebelum acara sayembara dilakukan Dewi Amba sudah dijodohkan terlebih dahulu oleh salah satu persertanya yaitu Raja Salwa.

Dewi Amba pun memilih Raja Salwa yang akan menjadi suaminya.

Dalam pertandingan tersebut, Bisma turut mengikuti sayembara perjodohan.

Namun dia mewakili saudaranya yang bernama Wicitrawirya.

Beruntung, sayembara tersebut dimenangkan oleh Bisma.

Dengan kesaktiannya, Bisma dapat mengalahkan seluruh peserta termasuk calon suami Dewi Amba yaitu Raja Salwa.

Akhirnya Dewi Amba dan adik-adiknya dibawa ke Kerajaan Hastinapura untuk dinikahkan kepada Wicitrawirya.

Pada saat itu Dewi Amba tidak berani menolak maupun mengatakan kepada Bisma bahwa sebenarnya hatinya sudah diberikan kepada Raja Salwa.

Dia terlalu takut, apalagi setelah melihat pertarungan Bisma melawan peserta sayembara perjodohan.

Sesampainya di sana kedua adiknya menikahi Wicitrawirya.

Namun pernikahan dengan Dewi Amba menjadi terhambat karena cinta yang telah diberikan kepada Raja Salwa.

Mengetahui besarnya cinta Amba kepada Raja Salwa, Wicitrawirya pun merelakan Dewi Amba kepada Raja Salwa.

Menurutnya, tidak baik apabila menikahi seorang wanita yang cintanya sudah milik orang lain.

Wicitrawirya dan Bisma pun mengizinkan Amba untuk pergi menghadap kepada Raja Salwa. 

Raja Salwa pun melihat kedatangan Amba dan menolaknya.

Menurutnya tidak pantas apabila ia menikahi wanita yang sedari awal telah dimenangkan orang lain darinya.

Selain itu ia juga malu karena kalah dalam sayembara tersebut.

Raja Salwa menyampaikan kepada Dewi Amba, bahwa yang berhak untuk menikahi Amba adalah Bisma.

Sehingga Amba kembali ke Kerajaan Hastinapura dan meminta untuk dinikahi oleh Bisma.

Namun langsung ditolak Bisma.

Bisma di dalam hidupnya sudah bersumpah untuk tidak mewarisi tahkta, menikah ataupun memiliki anak.

Hal tersebut membuat Amba hidup dengan terombang-ambing di hutan dan akhirnya bertemu sang kakek, Resi Hotrawahana.

Sang kakek membantunya dengan meminta guru dari Bisma, agar membujuk Bisa menikahi Amba.

Namun kedua guru Bisma, yakni Rama Bargawan dan Parasurama tidak berhasil membujuk Bisma untuk menikahi Amba.

Pertarungan pun sempat terjadi.

Bisma hampir saja membunuh Parasurama sebelum akhirnya dihentikan oleh dewa dan menganggap pertarungan tersebut berakhir seri.

Tidak berhasilnya segala upaya untuk membujuk Bisma menikahi Amba, membuat Amba memutuskan untuk berkelana dan bertapa.

Dia memohon agar Bisma bisa mati, karena menurutnya semua hal yang terjadi disebabkan oleh Bisma yang memenangkannya dalam sayembara.

Doanya akhirnya dikabulkan oleh Kartikeya, putra Dewa Siwa.

Ia memberikan Amba sebuah untaian bunga.

Barang siapa yang mengalungkan untaian bunga tersebut, maka dapat membunuh Bisma.

Setelah itu, dia pun menemui para ksatria dan raja yang dianggap mampu membunuh Bisma.

Namun karena kesaktian yang dimiliki Bisma, tidak satu pun orang yang dapat membantunya.

Hingga akhirnya, penolakan terakhir adalah penolakan yang dilakukan oleh Raja Drupada.

Raja Tersebut membuat ia sangat kecewa dan marah.

Akhirnya ia menggantung untaian bunga tersebut didepan pintu masuk kerajaan Raja Drupada.

Di sana untaian tersebut disimpan dan dijaga dengan baik sampai akhirnya nanti digunakan oleh Dewi Amba saat ia telah bereinkarnasi.

Akhir hidup dari dewi ini diceritakan dalam dua versi, yang pertama adalah ia mati karena tidak sengaja terkena busur panah Bisma dan versi lainnya adalah ia mati karena membakar diri setelah pertapaan yang panjang. (Aina Puspita Ningrum)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kerajaan Kasi #Parasurama #bisma #sayembara perjodohan #Kisah Cintanya yang Tragis #Tokoh wayang #Dewi Amba #Raja Salwa #Mengenal #Rama Bargawan #Kerajaan Hastinapura #Wicitrawirya