Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Tokoh Wayang : Indrajit Penakluk Dewa Indra yang Kembali Menjadi Awan Putih di Angkasa

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 21:16 WIB
Tokoh Wayang: Indrajit
Tokoh Wayang: Indrajit

RADAR PURWOREJO - Megananda merupakan nama kecil dari Indrajit, ia merupakan tokoh antagonis dalam wiracarita Ramayana.

Ia merupakan putra mahkota Kerajaan Alengka sekaligus sebagai anak sulung Rahwana dan istrinya Mandodari.

Ia dikenal sebagai seorang ksatria yang sakti mandraguna.

Nama Megananda diambil dari peristiwa yang mengiringi kelahirannya.

Saat tangisan pertama Megadanda ada suara petir yang menggelegar yang menandakan saat dewasa ia akan menjadi seorang kesatria besar.

Ketika menginjak usia dewasa Megananda pernah membantu ayahnya bertempur melawan para dewa kahyangan dan pada pertempuran itu ia berhasil menawan dewa Indra yang merupakan raja para dewa.

Namun, karena kedatangan Dewa Brahma, Indrapun dibebaskan oleh Megananda.

Hal tersebut tentunya tidak ia lakukan secara Cuma-Cuma, ia diberikan sebuah pusaka bernama Brahmasta dan diberikan julukan Indrajit yang bermakna penakluk Indra.

Menurut pewayangan jawa Indrajit sebenarnya bukan merupakan putra kandung Rahwanan melainkan hasil ciptaan Adik Rahwana.

Ia diciptakan untuk menggantikan anak perempuan diperut ibunya yang dibuang karena takut akan ada pernikahan ayah dan anak.

Mengingat Rahwana telah bersumpah untuk menikahi putrinya setelah lahir karena Widawati merupakan cinta pertamanya.

Karena kekecewaan yang teramat besar membuat Indrajit hendak dibunuh oleh ayahnya.

Namun karena semakin dihajar ia malah menjadi semakin besar membuat ayahnya berubah pikiran dan mengakuinya sebagai anaknya.

Indrajit kemudian menikah dengan seorang bidadari bernama Dewi Indrarum dan bertempat tinggal di Kasatrian Bikukungpura.

Dalam pertempuran melawan Rama, Indrajit juga ikut terlibat.

Ia mengerahkan pusaka Nagapasa yang memunculkan pasukan ular untuk mengatasi pasukan Wanara.

Namun ribuan ular tersebut dapat diatasi dengan Garuda milik Laksmana dari pasukan Sri Rama.

Ia kemudian mengerahkan ilmunya yaitu ilmu Sirep Begananda yang berhasil membuat Rama, Laksmana dan seluruh pengikutnya roboh dan mereka tertidur bagaikan orang mati.

Hanya Wibisana dan Hanoman yang tetap bangun.

Wibisana yang merupakan pamannya melawan Indrajit.

Disaat tersebut Wibisana menceritakan asal usul dari Indrajit yang sebenarnya yang membuat Indrajit tersadar akan kesalahannya mengikuti ayahnya.

Ia meminta agar dikembalikan ke asal-muasalnya.

Wibisana kemudian melepaskan pusaka Dipasanjaya ke arah Indrajit yang membuat tubuh Indrajit kembali menjadi awan putih di angkasa. (Aina Puspita Ningrum)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#angkasa #anak sulung Rahwana #Kerajaan Alengka #dewa brahma #awan #Wayang #Tokoh wayang #indrajit #Tokoh #Mengenal #ksatria #Penakluk Dewa Indra