Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Cangik dan Limbuk: Anggota Punakawan yang Membantu Para Permaisuri

Tastabila Maika Warditya • Senin, 2 September 2024 | 20:29 WIB
Wayang Cangik dan Limbuk.
Wayang Cangik dan Limbuk.

RADAR PURWOREJO - Kesenian dalam budaya Indonesia memang tak terhingga, hal tersebutlah yang membuat Indonesia unik di mata dunia.

Masyarakat pun seharusnya bangga, karena salah satu kesenian dari negara ini digemari juga oleh negara lain, yaitu wayang.

Dalam pewayangan nusantara, kisah yang ditampilkan juga beragam, seperti kisah mahabharata, ramayana, gatotkaca, dan masih banyak lagi.

Namun hal yang paling menarik dalam kisah pewayangan adalah menelisik setiap karakter yang unik ini.

Contohnya seperti Cangik dan Limbuk, mungkin nama mereka terdengar asing, tapi percayalah jika mereka memiliki peran yang penting dalam suatu kerajaan.

Cangik dan Limbuk dikisahkan memiliki peran khusus sebagai pelayan wanita yang suka melawak.

Mereka berdua juga memiliki kedudukan yang sama dengan Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong yang mendampingi para ksatria.

Bedanya Cangik dan Limbuk menjadi pendamping para permaisuri di sebuah kerajaan.

Bukan hanya sebagai pembantu yang disuruh-suruh, melainkan menjadi kepercayaan bagi permaisuri untuk berkeluh kesah.

Dalam kisahnya, Limbuk digambarkan sebagai sosok yang gemuk dengan penampilan sederhana.

Umurnya lebih muda daripada Cangik dan cenderung ceplas-ceplos, dirinya juga dekat dengan para putri, sehingga para putri merasa aman jika curhat kepadanya.

Sedangkan Cangik merupakan sosok ibu yang suka mengayomi. Tubuhnya kurus, dadanya mengerut serta mudah tersipu.

Dirinya pun kerap terlihat genit, terbukti dari sisir yang selalu dibawa olehnya.

Hubungan antara Cangik dan Limbuk ini sangat bermakna, mereka bukan hanya dekat, melainkan telah memiliki ikatan seperti ibu dan anak.

Kedudukan mereka sering disalah artikan oleh banyak orang, Cangik dan Limbuk bukanlah pembantu, mereka masuk ke dalam jajaran Punakawan yang berarti sahabat para putri sehingga tugasnya pun lebih dari itu.

Walaupun kedudukan mereka rendah, tetapi Cangik dan Limbuk adalah wanita terdidik, memiliki pekerti luhur, pintar mendengar, menyaring, dan menyimpan rahasia.

Mereka juga seringkali memberikan beberapa nasihat kepada 'majikannya'. Sifat yang dilakoni oleh Cangik dan Limbuk bermuara pada murid Raharja Neng Nagari atau demi kejayaan.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kesenian budaya #Punakawan #Wayang #pewayangan #kisah pewayangan #Cangik dan Limbuk