RADAR PURWOREJO - Anggada, seorang ksatria wanara muda dalam wiracarita Ramayana, dikenal karena ketangkasan dan kekuatannya yang luar biasa.
Ia merupakan putra dari Subali, Raja Wanara yang mewarisi kekuatan ayahnya hingga mampu melompat sejauh sembilan ratus mil.
Keberanian dan kemampuannya membuatnya menjadi sosok penting yang dilindungi oleh Rama dan ikut serta dalam misi besar membantu Rama melawan Rahwana demi merebut kembali Dewi Sinta.
Dalam kisah pewayangan, setelah kematian Subali yang tewas terkena panah Rama, Anggada dirawat oleh pamannya, Sugriwa.
Saat Sugriwa mengumpulkan pasukan wanara untuk mencari Sinta, Anggada ikut bergabung bersama ksatria wanara seperti Hanoman, Jembawan, Nila, dan lainnya.
Mereka menempuh perjalanan panjang hingga bertemu dengan sosok Sempati yang memberi petunjuk bahwa Dewi Sinta masih hidup dan ditawan di Alengka oleh Raja Rahwana.
Sebelum pertempuran besar di Alengka terjadi, Anggada diutus oleh Rama untuk menyampaikan peringatan kepada Rahwana agar menyerahkan Sinta dengan damai.
Namun, Rahwana menolak dan berusaha menangkap Anggada. Dengan lompatan gesit, Anggada berhasil meloloskan diri dan bahkan menghancurkan menara istana Rahwana sebagai tanda peringatan.
Di medan pertempuran, Anggada menunjukkan keberanian luar biasa.
Ia bertarung melawan Indrajit, putra Rahwana, dalam duel yang memukau.
Meski dihujani serangan panah, Anggada tetap tak gentar. Pada pertempuran kedua, Anggada berhasil menewaskan Bajradamstra, seorang prajurit tangguh dari Alengka.
Setelah kemenangan atas Rahwana, Anggada dan para wanara lainnya diundang ke Ayodhya untuk menerima penghargaan atas jasa mereka yang tak ternilai dalam menyelamatkan Dewi Sinta dan membantu Rama meraih kemenangan.
Editor : Winda Atika Ira Puspita