Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ken Sagupi: Sosok Swarawati Cantik dari Keraton Mandura yang Penuh Ketulusan dan Kisah Cinta Rumit

Tastabila Maika Warditya • Jumat, 27 September 2024 | 17:39 WIB

Ilustrasi wayang Ken Sagopi.
Ilustrasi wayang Ken Sagopi.


RADAR PURWOREJO - Ken Sagupi atau yang dikenal di masa mudanya dengan nama Yasuda, merupakan seorang swarawati dari Keraton Mandura yang terkenal tidak hanya karena suara emasnya, tetapi juga kecantikan serta sifatnya yang penuh pesona.

Wanita yang memikat hati banyak orang ini juga dikenal dengan sikapnya yang lemah lembut, penuh kesabaran, dan selalu berusaha menyenangkan hati orang-orang di sekitarnya.

Kehidupan Ken Sagupi mengalami babak baru ketika Prabu Basudewa memutuskan untuk menikahkannya dengan Antagopa, seorang perjaka tua yang tidak bisa memiliki keturunan.

Antagopa merupakan keturunan Buyut Gupala, penjaga kebuyutan Widarakanda/Widarakandang.

Meskipun pernikahan ini tidak menghasilkan keturunan, Ken Sagupi menerima takdir ini dengan ikhlas dan menjalankan perannya sebagai istri dengan penuh tanggung jawab.

Namun, cerita cintanya tak berhenti di situ. Secara tidak resmi, Ken Sagupi juga diperistri oleh tiga satria Mandura yang merupakan kakak beradik, yaitu Arya Basudewa, Arya Prabu Rukma, dan Arya Ugrasena.

Dari pernikahan ini, Ken Sagupi dikaruniai empat orang anak. Dengan Arya Basudewa, ia memiliki putra bernama Arya Udawa, sementara dari Arya Prabu Rukma, lahir seorang putri bernama Dewi Rarasati.

Dari Arya Ugrasena, ia mendapatkan dua putra, yaitu Arya Pragota dan Arya Adimanggala.

Selain dikenal sebagai wanita yang pandai mengatur rumah tangga, Ken Sagupi juga sangat ahli dalam mendidik anak.

Berkat kemampuannya tersebut, ia dipercaya untuk mengasuh dan membesarkan tiga anak dari Prabu Basudewa dan permaisurinya, Dewi Mahendra dan Dewi Badrahini.

Anak-anak tersebut adalah Kakrasana (Baladewa), Narayana (Kresna), dan Dewi Sumbadra. Di bawah asuhan Ken Sagupi, mereka tumbuh menjadi sosok-sosok terhormat dan sangat menghormati Ken Sagupi hingga akhir hayatnya.

Ken Sagupi menikmati hidupnya dengan penuh kebahagiaan hingga usia lanjut. Ia sangat dihormati oleh putra-putri asuhnya yang menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Mandura.

Ketika ia meninggal, Ken Sagupi dimakamkan di Dusun Widarakandang, Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Banyak peziarah yang datang ke makan itu, namun karena dianggap musyrik, akhirnya nisan dari makam tersebut dihancurkan.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tokoh pewayangan #dunia wayang Jawa #Perjaka Tua #Kisah Cinta Rumit #Keraton Mandura #Wayang #Swarawati Cantik #kisah pewayangan #Ken Sagupi