Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kisah Tragis Dewi Lara Amis: Putri Cantik Berbau Amis yang Lahir dari Seekor Ikan

Tastabila Maika Warditya • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 15:11 WIB
Wayang Dewi Lara Amis.
Wayang Dewi Lara Amis.

RADAR PURWOREJO - Dewi Lara Amis atau yang dikenal juga sebagai Dewi Satyawati dan Durgandini adalah putri dari Prabu Basuparicara, raja dari Kerajaan Wirata.

Kisah hidupnya penuh dengan keajaiban dan kegetiran. Meskipun Dewi Lara Amis memiliki paras yang cantik, ia harus hidup dengan kutukan tubuhnya berbau anyir dan busuk yang membuatnya dijuluki sebagai Dewi Lara Amis.

Kutukan ini terjadi karena ia dilahirkan dari seekor ikan yang tak lain adalah jelmaan Dewi Andrika.

Kisah Dewi Lara Amis dimulai dari Prabu Basuparicara, raja berdarah Kuru yang memimpin di Kerajaan Cediwisaya.

Suatu hari, saat bertapa, ia mendapatkan anugerah berupa kereta sakti Amarajaya dan Jimat Sakti yang memungkinkannya berbicara dan memahami bahasa binatang.

Kerajaan Prabu Basuparicara juga dialiri sungai besar bernama Suktimati yang memiliki air jernih dan sejuk.

Namun, suatu hari aliran sungai tersebut berhenti karena gunung Kolagiri yang jatuh cinta kepada sungai Suktimati dan memperkosanya. Dari hubungan ini, lahirlah dua anak, Basuprada dan Girika.

Prabu Basuparicara yang murka menyingkirkan gunung Kolagiri dari muka bumi dan menemukan kedua anak tersebut.

Basuprada diangkat menjadi Panglima Perang, sementara Dewi Girika menjadi permaisuri raja.

Suatu ketika, saat berburu di hutan, Prabu Basuparicara tergoda oleh keindahan bunga-bunga yang beraneka warna.

Ingatannya melayang pada kecantikan permaisurinya, Dewi Girika, hingga menimbulkan nafsu birahi. Tanpa disadari, kama atau spermanya jatuh di atas daun.

Prabu Basuparicara pun memanggil burung elang bernama Syena untuk mengirimkan kama tersebut kepada Girika.

Namun, di tengah perjalanan, elang tersebut diserang oleh burung lain, sehingga daun yang membawa kama jatuh ke sungai Jamuna.

Salah seekor ikan betina di sungai itu menelan kama tersebut dan akhirnya menjadi hamil.

Ketika ikan betina itu tertangkap oleh seorang nelayan bernama Dasabala, ikan tersebut mengungkapkan kisahnya sebelum melahirkan dua anak manusia yaitu Matsyapati dan Lara Amis.

Setelah melahirkan kedua anak tersebut, ikan betina itu berubah menjadi bidadari dan kembali ke kahyangan setelah kutukannya berakhir.

Kedua anak ini pun diserahkan kepada Prabu Basuparicara yang kemudian menyadari bahwa mereka adalah anak kandungnya, hasil dari kama yang dibawa burung elang.

Meskipun Prabu Basuparicara mengakui kedua anak itu sebagai darah dagingnya, karena bau amis yang melekat pada tubuh Lara Amis, ia dikembalikan kepada Dasabala, ayah angkatnya.

Dewi Lara Amis pun kemudian menjalani hidup sederhana, menggantikan pekerjaan ayah angkatnya sebagai penyeberang di sungai Jamuna, meskipun yang sesungguhnya ia adalah putri bangsawan.

Kisah hidupnya memang penuh liku, terlahir dari kutukan namun tetap membawa pesona dan keanggunan yang tak tertandingi.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#dunia pewayangan #Putri Cantik #Dewi Lara Amis #Wayang #Tokoh wayang #bau amis