RADAR PURWOREJO - Bagi orang jawa, keris merupakan senjata pamungkas setelah pedang, tombak dan panah.
Keris sebenarnya tidak dijadikan sebagai senjata utama dalam peperangan tetapi menjadi senjata yang sering dibawa pergi kemanapun.
Fungsi keris pada masa lampau memang digunakan sebagai senjata untuk berduel, sekaligus digunakan sebagai benda pelengkap sesaji.
Tapi dimasa sekarang keris tidak digunakan sebagai alat perang melainkan diubah oleh orang jawa sebagai benda yang memiliki filosofi, identitas pemiliknya, sebaagai identitas diri dan simbol cerminan diri.
Baca Juga: Pengelolaan dan Pemanfaatan Bendungan Bener Purworejo Bisa Berkaca dari Bendungan Sermo Kulon Progo
Selain itu, keris juga digunakan sebagai aksesoris dalam berpakaian serta menjadi benda koleksi.
Di indonesia terdapat satu daerah yang menjadi kota keris yaitu kota Sumenep, Jawa Timur.
Sejarah Sumenep dijuluki kota keris tak lepas dari peran para empu dan pengrajin keris yang handal dengan dibekali keahlian turun-temurun.
Desa Aeng Tong Tong merupakan daerah yang memiliki komunitas dengan ratusan Empu yang bisa menciptakan keris pusaka yang indah dan mematikan.
Keris dari sumenep bukan hanya sebuah senjata melaikan karya seni yang memiliki makna filosofi dan spiritual, karya yang mencerminkan nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat.
Keunikan dan keindahan keris Sumenep telah memikat para kolektor dan pecinta keris dari seluruh penjuru dunia.
Julukan "Kota Keris" tidak hanya disematkan karena keahlian para empunya, tetapi juga karena upaya pelestarian tradisi keris yang dilakukan secara berkelanjutan.
Festival Keris Sumenep yang diadakan setiap tahun menjadi wadah pameran keris, pertunjukan seni budaya, dan berbagai kegiatan edukasi yang bertujuan untuk memperkenalkan keris kepada generasi muda.
Upaya pemerintah untuk melestarikan keris di Sumenep tak berhenti di situ.
Pemerintah daerah mengembangkan sektor pariwisata dengan berbasis keris.
Di sana terdapat Museum Keris Sumenep, dengan koleksi keris terlengkap di Indonesia, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin mempelajari sejarah dan budaya keris.
Keberadaan keris tak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep, namun juga menjadi identitas dan potensi ekonomi yang menjanjikan.
Keris Sumenep telah menjelma menjadi duta budaya Indonesia, mempromosikan kekayaan tradisi dan warisan leluhur di kancah internasional. (Aqi Vaala)
Editor : Meitika Candra Lantiva