Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Malioboro Semarak saat Selasa Wagen, Seni, Budaya, dan Generasi Muda Bersatu

Magang Radar Purworejo • Jumat, 21 November 2025 | 04:21 WIB
Malioboro Semarak Selasa Wagen: Seni, Budaya, dan Generasi Muda Bersatu
Malioboro Semarak Selasa Wagen: Seni, Budaya, dan Generasi Muda Bersatu

Malioboro tampak sepi karena hujan, namun kemeriahan Selasa Wagen tetap terasa pada Selasa (18/11/2025). Acara bulanan ini menampilkan ragam kegiatan budaya mulai dari tarian tradisional, musik, flashmob, seni rupa, hingga workshop edukatif.

Puncaknya, penampilan eksklusif Didik Nini Thowok dan atraksi Barongsai dari Naga Barongsai Mahkota Suci Yogyakarta memukau pengunjung.

Selasa Wagen diselenggarakan setiap 35 hari sekali oleh Dinas Kebudayaan DIY bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, komunitas seni, UPT, serta kelompok masyarakat.

Kegiatan pembuka berupa flashmob bertema “Menyatu dalam Gerak, Bergerak Menjadi Satu ASN DIY Menari di Selasa Wagen” yang diikuti para ASN dari berbagai instansi dan sanggar seni dari Sleman hingga Bantul.

Guntur Widiatmaka Harisena, Staf Seksi Kemitraan dan Fasilitasi Lembaga Budaya DIY, menjelaskan, flashmob menjadi sarana utama memelihara Sumbu Filosofi sekaligus menyemarakkan budaya Yogyakarta. Ia berharap semakin banyak generasi muda terlibat sehingga tradisi dan seni lokal tetap hidup dan berkembang.

Seiring waktu, hujan tak menghalangi masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni di sepanjang Malioboro, mulai dari tarian Jawa hingga aksi kreatif seniman.

Dian Lakshmi Pratiwi, Kepala Dinas Kebudayaan DIY, menegaskan Malioboro bukan sekadar kawasan wisata, tetapi bagian dari Sumbu Filosofi yang mengajarkan pengendalian diri dan keseimbangan hidup.

Yetti Martanti, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, menambahkan bahwa nilai-nilai luhur Yogyakarta, sejak masa Sri Sultan Hamengkubuwono I, tercermin dalam tata ruang Malioboro dan Sumbu Filosofi, yang menjadi pedoman moral dan etika masyarakat.

Selasa Wagen kali ini menegaskan komitmen Yogyakarta menjaga budaya sekaligus memberi ruang ekspresi bagi masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar tontonan, tetapi momentum untuk mengenal, menghargai, dan merayakan kekayaan budaya yang membuat Yogyakarta istimewa.

 Bernadetta Ivana, Clara Christa

 

Editor : Heru Pratomo
#Selasa Wagen #didik nini thowok #Sri Sultan Hamengku Buwono I #barongsai #Malioboro