Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Indonesia Unjuk Gigi di Biennale Venesia 2026: Bumi Purnati Hadirkan Dua Karya Teater Unggulan

Heru Pratomo • Selasa, 12 Mei 2026 | 20:16 WIB
DUA PANGGUNG INDONESIA DI BIENNALE VENESIA 2026
DUA PANGGUNG INDONESIA DI BIENNALE VENESIA 2026

 

 

Ajang seni bergengsi dunia, Biennale Venesia 2026 (La Biennale di Venezia 2026), kembali hadir dengan menyelenggarakan festival internasional untuk cabang seni tari, musik, dan teater. Festival ini dijadwalkan berlangsung mulai 7 Juni hingga 24 Oktober 2026.

Khusus untuk bidang teater, akan digelar Festival Teater Internasional Ke-54 (The 54th International Theatre Festival) pada 7–21 Juni 2026. Tahun ini, aktor ternama Willem Dafoe dipercaya menjabat sebagai direktur festival teater tersebut.

Partisipasi Indonesia Indonesia, melalui produser independen Bumi Purnati Indonesia, mencatatkan prestasi dengan menampilkan dua pementasan teater di panggung prestisius ini. Kedua karya tersebut adalah:

Baca Juga: Usai Kasus Little Aresha, Pengasuh Daycare Diusulkan Wajib Psikotes: Disdikpora Kota Jogja Lakukan Kajian

  1. Under the Volcano

  2. Hikayat Perahu/The Tale of Boat

Tema "Alter-Native" dan Kekuatan Global Festival tahun ini mengusung tema “Alter-Native”. Tema ini membawa makna ganda: "Alter" sebagai "perubahan" dan "Native" sebagai "sifat pribadi", atau "Alter" sebagai "yang lain" dan "Native" sebagai "asal-usul budaya".

Festival ini menjadi magnet besar bagi seniman global dengan diterimanya sekitar 610 proposal pementasan. Dari jumlah tersebut, terpilih 200 seniman dari seluruh dunia yang akan mengisi 55 rangkaian acara. Agenda festival mencakup 11 produksi dan ko-produksi, 10 perdana dunia (world premiere), 2 perdana Eropa, dan 4 perdana Italia.

Baca Juga: Pakar UGM Beberkan 'Gaya' Unik Orang Indonesia Saat Pakai Bahasa Inggris

Panitia Biennale Venesia menyatakan bahwa seluruh program ini bertujuan untuk menjelajahi dimensi utama pengalaman artistik langsung sebagai medium pembaharuan. Para penampil tidak hanya memproduksi karya, tetapi juga membuka jalan alternatif dalam memahami perbedaan dunia melalui keberagaman aksara, budaya, dan tradisi.

Rangkaian Acara dan Lokakarya Selain pementasan dari Indonesia, festival ini akan diramaikan oleh karya-karya seniman internasional seperti Christos Stergioglou (Yunani), Mario Banushi (Yunani-Albania), Satoshi Myiagi (Jepang), Lemi Ponifasio (Selandia Baru), hingga Emma Dante (Italia). Sebagai penghormatan khusus, akan digelar pula pemutaran dokumentasi karya tokoh teater legendaris Robert Wilson.

Baca Juga: Berawal dari Provokasi, Remaja Tewas Dikeroyok di Magelang, Polisi Tangkap 9 Pelaku

Selain pertunjukan, festival juga menghadirkan program edukatif:

Akses Digital (La Biennale on Air) Bagi audiens global, seluruh rangkaian acara juga dapat dinikmati melalui La Biennale on Air. Siniar (podcast) resmi ini menyiarkan acara-acara Biennale melalui platform Spotify, Apple Podcasts, Amazon Music, YouTube, serta situs web resmi Biennale Venesia.

Editor : Heru Pratomo
#biennale venesia #bumi purnati #willem dafoe #festival teater #seni