Hal itu terkuak dalam acara Sharing Seasion Pemberdayaan UMKM Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing di Pasaran Global Dalam Wadah Koperasi yang dilaksanakan di Kantor KONI Kabupate Purworejo kemarin (23/2). "Kalau ingin meningkatkan usaha tetap harus bergerak melalui koperasi," jelas Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo Bambang Susilo.
Sejumlah pejabat dan pengusaha duduk bersama peserta diskusi. Di antaranya, Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM Hariyanto, Direktur Bisnis dan Marketing PT Smesco Indonesia Wientor Rah Mada
Bambang menjelaskan, jumlah UMKM di Kabupaten Purworejo terbilang banyak. Tersebar di seluruh kecamatan. Kebanyakan masih berdiri sendiri tanpa bergabung ke dalam koperasi.
Menurutnya, koperasi sebetulnya tidak hanya sebagai sarana pelatihan, pembinaan, dan pendidikan. Koperasi juga bisa menampung hasil produksi UMKM untuk dipasarkan dengan nilai jual lebih tinggi dari sebelumnya.
"Saya menyambut baik adanya koperasi yang akan memadahi produsen UMKM ini. Saya akan fasilitasi apa yang dibutuhkan. Sebab, kegiatan ini selaras dengan program Pemkab Purworejo," kata Bambang.
Bambang menyatakan ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pendirian koperasi. Pertama, koperasi itu milik anggota dan bukan milik pengurus. Kedua, modal usaha berasal dari anggota dan bukan dari luar. Ketiga, memilih pengurus yang sudah berpengalaman dan jujur.
"Tiga hal ini harus diperhatikan benar. Saya akan pantau satu tahun kedepan kalau tidak ada masalah berarti baik. Dan layak untuk mewadahi para produsen UMKM di Kabupaten Purworejo," tegasnya.
Sementara itu, Hariyanto mengatakan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan untuk mendorong semakin banyak tumbuh UMKM yang berkualitas. Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan akan semakin banyak produk yang dihasilkan sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan mancanegara.
"Sehingga ekonomi kita yang sekarang ini terdampak Covid-19 akan semakin cepat pulih. Mengapa? Karena sektor UMKM ini menjadi pendorong dalam membangkitkan perekonomian nasional melalui produk-produk unggulan UMKM di masing-masing daerah yang menopang ekonomi lokal di daerahnya masing-masing,” kata Hariyanto
Dia mengatakan, koperasi bisa membantu anggotanya untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas terkait kebutuhan bahan baku, brand, pengemasan, pemasaran, dan hingga jaringan. "Saya asli Purworejo. Saya siap membantu apa yang diperlukan. Harus gerak cepat, cari produk unggulan supaya cepat dipasaran," katanya.
Wientor Rah Mada juga siap membantu. Menurutnya, kuatnya persaingan ekonomi di era global dan digital dewasa ini menjadi tantangan tersendiri.
"Saya asli Purworejo. Saya juga siap membantu memasarkan produk-produk UMKM di Purworejo," ungkapnya.
Salah satu koperasi yang mulai intensif menggarap pemasaran produk UMKM di Kabupaten Purworejo salah satunya yakni Koperasi Maju Selaras. Koperasi ini mewadahi para produsen UMKM di Kabupaten Purworejo.
Koperasi ini terbentuk akhir 2020. Koperasi ini dibentuk untuk membantu penjualan produk produk UMKM di Kabupaten Purworejo. Koperasi tersebut dipimpin tiga orang yakni Untung Budy Ribowo (ketua), Widiarso Yuliatono (sekretaris), dan Sri Rejeki (bendahara). (tom/amd) Editor : Administrator