RADAR PURWOREJO - Ambarrukmo Plaza (Amplaz) resmi menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pertama di area mal Jogjakarta.
General Manager Amplaz Surya Ananta mengungkapkan, dihadirkannya SPKLU atau charging station tersebut merupakan salah satu dorongan nyata untuk turut berdampak pada industri kendaraan listrik, terutama di ruang publik. "Untuk area mal, Amplaz yang pertama dan kami punya dua SPKLU ini gratis dipakai selama sebulan," katanya kemarin (12/12).
Konsep itu untuk menarik awareness pengunjung agar lebih masif dan mau mencoba juga sebagai media trial and error mesin yang digunakan. "Kita trial dulu ini, dan mesinnya kan self service jadi ya sekaligus sosialisasi juga," sambungnya.
Sejauh ini, SPKLU di Amplaz baru mengakomodasi kebutuhan kendaraan listrik untuk mobil. Sementara untuk motor, Surya mengaku ingin menambah SPKLU namun masih perlu dilakukan perencanaan yang lebih matang.
"Aturan dan jenis baterai atau sistem pengisian motor itu beda dan bervariasi tiap merek, kalau mobil hampir semua sama dan lebih mudah," paparnya.
Dari pantauannya, secara umum pengguna SPKLU di Amplaz cukup konsisten di mana hampir setiap hari ada pengguna mobil listrik yang memanfaatkan layanan tersebut.
"Hampir setiap hari ada lebih dari tiga mobil, dan weekend juga bertambah," lontarnya.
Ke depannya, Surya berharap ada regulasi dan aturan jelas yang dilakukan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan industri kendaraan listrik tersebut.
Dia menilai, dari sisi produsen diakuinya sudah cukup banyak yang konsisten memproduksi kendaraan listrik. Begitu pun dengan konsumen yang juga mulai aware dan banyak menggunakan kendaraan listrik. "Kami pelaku industri sangat mendukung program pemerintah untuk keberlanjutan industri kendaraan listrik ini," terangnya.
Terpisah, pengguna mobil listrik Armando Agung turut mengapresiasi langkah yang diambil oleh Amplaz dengan menghadirkan SPKLU tersebut. Diakuinya, inovasi tersebut sangat tepat dilakukan di ruang publik. "Pas ini di mal, jadi sekalian charge mobil bisa sambil keliling mal," serunya.
Armando sendiri membeberkan, bahwa sekali pengisian kurang lebih membutuhkan waktu antara satu hingga dua jam. Menyesuaikan daya baterai sebelum dilakukan pengisian. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova