RADAR PURWOREJO - Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Y. Sri Susilo memprediksi, ekonomi DIJ 2024 diproyeksikan bisa tumbuh. Sekitar 5,5 persen hingga 5,6 persen.
Secara umum, angka tersebut bahkan lebih tinggi bila dibandingkan target pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,2 persen.
Dikatakannya, optimisme tersebut didasari dengan banyaknya pembangunan properti hingga infrastruktur dan fasilitas yang ada di wilayah DIJ. "Salah satunya pembangunan tol, dan beberapa proyek lain yang potensi meningkatkan ekonomi," katanya kemarin (2/1).
Dia mencontohkan, pembangunan proyek Yogyakarta International Airport (YIA) berdampak positif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di DIJ. Selain itu, entitas DIJ sebagai kota pariwisata dan kota pelajar juga masih memiliki potensi besar untuk mendorong ekonomi terus tumbuh.
Disebutnya, momentum pemilu juga akan berdampak terhadap sektor perekonomian. Hanya saja, harus dibarengi dengan kondusivitas dan keamanan.
Sebelumnya, Kepala BI DIJ Ibrahim menuturkan, pada 2024 pertumbuhan ekonomi DIJ diperkirakan akan berada di kisaran 4,60 persen hingga 5,40 persen secara tahunan.
Ibrahim meyakini bahwa momentum pemilu juga akan banyak berpengaruh terhadap laju perekonomian baik nasional ataupun daerah.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa sektor pariwisata hingga Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) juga akan banyak terjadi dan turut memberikan dampak yang positif. "Pertumbuhannya juga didorong agenda pariwisata baik skala nasional atau internasional, itu mendorong investasi masuk dan gelaran MICE," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova