Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ekonomi Terus Tumbuh, Indonesia Diyakini Tepat untuk Penerapan Teknologi yang Sudah Terintegrasi

Luthfasari Ardani • Kamis, 16 Mei 2024 | 21:46 WIB
Kegiatan pada grab bussines form tahun 2024 ini telah berlangsung dengan baik
Kegiatan pada grab bussines form tahun 2024 ini telah berlangsung dengan baik

 

RADAR PURWOREJO - Hidup di zaman modern dan serba canggih ini memang semuanya dipermudah oleh teknologi itu sendiri salah satunya pada aplikasi grab.

Pada pertemuannya grab Indonesia kini kembali hadir dengan menggelar acara tahunan yakni Grab bussines forum ditahun ini, acara ini telah mengungsung tema " ressilent bussiness forward : Paving The Way To The Bolder Futuer. "

Pada kegiatan acara ini digelar secara hybird yang berlokasi di hotel Indonesia Kempinski yang dibuka dan dikhusukan oleh Suahasil Nazara yakni salah satu Menteri keungan Republika Indonesia bersama dengan didampingi partnernya yakni Chatib Basri merupakan mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia pada periode 2013 - 2014.


Suahasil Nazara menjelaskan bahwa "Dengan ketidakpastiannya terhadap ekonomi dan politik global ternyata Indonesia berhasil memberi peluang untuk membukakkan pertumbuhan ekonominya yang tinggi serta dapat membantu bekerjas menurunkan kasus pengangguran dengan mencapai level seperti pandemi di tahun 2020 lalu," ucapnya.


Atas pencapaiannya yang berhasil ini pihak dari pemerintah selalu optimis dengan adanya pertumbuhan ekonomi di tahun ini dengan mencapai 5,2%, hadirnya konsumsi rumah tangga yang menompang sekitar 55% pada produk domestik Bruto ( PDB ).


Dirinya juga menambahkan cuitan - cuitannya bahwa " dengan membuka aplikasi grab saja, ternyata kita sudah termasuk konstribusi dalam meningkatkan permintaan dari rumah tanggta yang membutuhkan, karena hal tersebut sudah kami apresiasikan dalam bentuk peran grab terhadap perkembangan gig economy yang telah berhasil menciptakan ekonomi baru melalui upaya digitalisasi," imbuhnya.

 


Akan tetapi menurut dari data Badan Pusat Statistika atau disingkat ( BPS ) pada portal I ditahun 2024, kini Indonesia telah mengalami perkembangan terhadap ekonomi yang sangat besar dan berhasil mencapai angka 5,11% ( yoy ) .

Jika kita bandingkan dengan periode sebelumnya angka itu mencapai sebesar 5, 04% ( yoy ), dapat dilihat bahwa perbandingan dengan kedua angkat tersebut cukup jauh berbeda dan meningkatnya pada pertumbuhan ini merupakan menjadi salah satu poin tertinggi pada 2015 lalu.

Hal ini telah menjadi perbandingan dari indikator bahwa ditengah tantangan global, Indonesia akan tetap mempunyai sifat yang fundamental dengan ekonomi yang kuat karena permintaan dari domestik yang tinggi.

Baca Juga: Tingkat Pengangguran Terbuka Ditarget Turun Jadi 4,5 Persen, Job Fair Buka Peluang Kerja Warga Kota Magelang

Director salah satu dari country managing grab Indonesia Neneg Geonadi menjelaskan bahwa " saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa dari pertumbuhan positif dari negara kita sendiri saat ini berhasil memberikan harapan yang sudah diinginkan sejaka lama salah satunya pada pihak industri itu sendiri," ungkapnya.


Dirinya juga menambhkan cuitannya bahwa " hal ini lah yang kami ingin mencoba untuk menawarkan melalui aplikasi grab bussines yang selalu memberikan solusi - solusinya mengenai teknologi yang sudah terintegrasi bagi perusahaan tersebut untuk mempermudahkan proses operasional kesehariannya," ujarnya.


Dari berdasarkan data yang sudah diperoleh firma menjelaskan bahwa " perusahaan - perusahaan yang berada di kawasan Asia Tenggara tepatnya termasuk Indonesia ternyata masih kesulitan untuk membuat rancangan operasional harian yang memberikan sifat efesien muali dari beruapaya tetap memberikan yang terbaik pada pengelolaan layanan bulanan dari perusahaan, klaim reimbursment kebutuhan pada pengiriman barang diperusahaan, pemesanan makanan, serta pembayaran utilitas. 

Editor : Heru Pratomo
#Grab Business Forum #grab #indonesia