RADAR PURWOREJO - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M.Fanshurullah Asa mengapresiasi sekaligus mengingatkan Pj. Gubernur Irjen Pol (Purn) Drs.Sang Made Mahendra Jaya untuk menjaga persaingan usaha yang sehat.
Terutama dalam rencana pembangunan kereta bawah tanah di Bali. Hal ini disampaikan Ketua KPPU dalam pertemuan yang dilakukannya di Kantor Gubernur Bali, Kamis 30 Mei 2024.
Pj. Gubernur Bali menjelaskan pembangunan investasi kereta massal atau Bali Urban Rail and Associated Facilities ke depannya akan mengumpulkan beberapa investor.
Baik investor dalam negeri ataupun dari luar negeri tanpa menggunakan dana APBN ataupun APBD.
"Rencananya pembangunan Bali Urban Rail and Associated Facilities akan menggunakan pola kerjasama antara cucu perusahaan dari BUMD PT Jamkrida Bali Mandara yaitu PT.Sarana Bali Dwipa Jaya untuk melakukan kerja sama dengan investor, yang nantinya akan terwujudnya investor club yang akan melakukan pembangunan di Bali,” ungkap Mahendra.
Ketua KPPU mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Pj. Gubernur Bali dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Bali tanpa membebani keuangan negara.
Namun demikian bila tidak hati-hati justru dapat membuka celah terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat, sehingga KPPU perlu untuk mengawasinya.
"Konsep Investor Club merupakan salah satu solusi cerdas dalam menyiasati berbagai keterbatasan dalam membangun infrastruktur. KPPU akan segera mengkaji secara khusus konsep ini dan mengkomunikasikannya dengan Pemerintah Provinsi Bali dan PemerintahPusat. Kami berharap inisiatif ini dapat berjalan dengan baik dalam mengakselerasipembangunan infrastuktur di daerah dengan tetap mengedepankan iklim persaingan usaha," katanya.
Editor : Heru Pratomo