Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

HET Gas Melon di Purworejo Naik Jadi Rp 18 Ribu per Tabung, Distribusi Resmi Hanya sampai Pangkalan

Jihan Aron Vahera • Kamis, 12 September 2024 | 12:50 WIB

Selama Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, permintaan gas melon di masyarakat mengalami peningkatan. Selain untuk rumah tangga, juga kebutuhan para pelaku usaha. Khususnya kuliner.
Selama Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, permintaan gas melon di masyarakat mengalami peningkatan. Selain untuk rumah tangga, juga kebutuhan para pelaku usaha. Khususnya kuliner.

PURWOREJO - Harga gas melon atau gas LPG 3 kg di Kabupaten Purworejo baik. Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Purworejo pastikan tak ada kelangkaan stok.

Kabid Perizinan Bahan Pokok Penting dan Metrologi (Perbamet), DKUKMP Kabupaten Purworejo Yunita Dewi Onggowati menyebut, kenaikan harga tersebut berdasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 540/20 tahun 2024 tertanggal 22 Agustus 2024 lalu. "Untuk Kabupaten Purworejo, kenaikan harga tersebut mulai berlaku sejak Senin (9/9)," katanya Rabu (11/9).

Dia mengatakan kenaikan harga gas melon tersebut, untuk tingkat agen menjadi Rp 12.750, dari agen ke pangkalan Rp 15.520, dan harga gas dari pangkalan ke konsumen Rp 18 ribu. "Aturannya distribusi gas hanya sampai ke pangkalan, pengecer itu tidak ada," ungkap Ita sapaannya

Baca Juga: Gelar Wisata Jateng 2024 di Purworejo, Potensi Wisata Dari Beragam Daerah di Jateng Akan Tampil di Alun-Alun Purworejo

Baca Juga: Lagi Musim, 7 Manfaat Konsumsi Buah Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Baca Juga: Belum Terlambat, Bawaslu Purworejo Dorong Pemkab Purworejo Revisi Perbup Soal Pemasangan APK Jelang Masa Kampanye

Ditegaskan, harga gas di pengecer tidak diatur dalam surat tersebut. Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat bisa membeli gas melon di pangakalan dengan harga yang lebih murah. "Kalau ada masyarakat yang menemui harga lebih dari Rp 18 ribu di pangkalan bisa melaporkannya secara jelas dan rinci ke dinas," sebut dia.

Dia mengatakan, di Kabupaten Purworejo ada dua SPBE (di Kecamatan Butuh dan Bener) serta ada 17 agen gas resmi. Masing-masing agen memiliki pangkalan sendiri. "Saat ini jumlah pangkalan ada 99 yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo," jelasnya.

Ita melanjutkan, sebelum adanya keputusan kenaikan harga gas tersebut, terlebih dahulu telah dilakukan kajian oleh Universitas Diponegoro. Salah satu alasan kenaikan harga tersebut karena berkaitan dengan inflasi dan kesesuaian harga dari 2015 yang belum mengalami kenaikan.

 

Meski mengalami kenaikan harga, stok gas melon aman dan banyak. Namun, yang biasa terjadi ada masyarakat yang membeli gas tidak sesuai peruntukannya. Sesuai Surat Edaran Nomor 541.0/233 tentang Penyampaian Kuota BBM Jenis Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT), Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) dan LPG 3 Kg Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024, kuota gas 3 kg untuk Kabupaten Purworejo selama 2024 sebanyak 34.723 KL.

"Itu belum termasuk penambahan yang bersifat insidentil, seperti hari libur keagamaan atau hari libur berurutan," beber dia. Dia berharap, agar agen dan pangkalan di wilayah Kabupaten Purworejo berkerja sama untuk menjaga agar LPG 3 kg dijual sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku. (han)

Editor : Heru Pratomo
#LPG #het #gas melon #Jawa Tengah #3 kg #Purworejo