Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Masif Tawaran Bodong di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi, Pendapatan Pasif Obligasi Pemerintah Pasti Lebih Aman

Heru Pratomo • Jumat, 5 September 2025 | 12:05 WIB
investor saham
investor saham

 

RADAR PURWOREJO - Di tengah ketidakstabilan ekonomi dan politik saat ini muncul banyak tawaran pendapatan pasif yang seringkali menyesatkan dan berujung pada penipuan. Obligasi, khususnya obligasi pemerintah, hadir sebagai instrumen investasi yang menawarkan kepastian dan keamanan bagi investor yang mencari pendapatan pasif. Dengan berbagai keunggulannya, obligasi pemerintah menjadi pilihan investasi yang patut dipertimbangkan di tengah ketidakpastian pasar.

 

Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir masyarakat dihadapkan pada berbagai skema investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi secara instan, namun pada kenyataannya banyak di antaranya yang terbukti ilegal dan merugikan. Ada investasi bodong bernama Morgan Asset Group, investasi bodong modus Love Scamming hingga investasi bodong yang menimpa Bunga Zainal. Korban yang terjerembab dalam investasi bodong pun merugi hingga miliaran.

 Baca Juga: Tips Ala Honda Istimewa, Merawat Busi Untuk Menjaga Performa Sepeda Motor Honda

Fenomena ini menyoroti pentingnya memilih instrumen investasi yang legal, terpercaya, dan memiliki dasar yang kuat. Obligasi pemerintah, sebagai surat utang yang diterbitkan oleh negara, memenuhi kriteria tersebut.

 

“Obligasi pemerintah dengan kupon 6-7%, dijamin negara dan bisa dicairkan kapan saja adalah pilihan yang solid bagi siapa pun yang menginginkan pendapatan pasif yang aman dan terjamin,” ujar Head of IPOT Fund & Bond PT Indo Premier Sekuritas, Dody Mardiansyah.

 

“Berbeda dengan skema investasi ‘cepat kaya’ yang seringkali berisiko tinggi dan tidak jelas, obligasi pemerintah menawarkan kupon tetap yang dibayarkan secara berkala, memberikan arus kas yang stabil dan dapat diprediksi,” imbuhnya.

 Baca Juga: Antisipasi Rencana Unjuk Rasa Besar-besaran, Kantor DPRD Purworejo Dijaga TNI-Polri

Ia pun menjelaskan sejumlah keunggulan obligasi pemerintah yang dapat menjadi sumber pendapatan pasif saat ini. Menurutnya, keamanan obligasi pemerintah terjamin karena obligasi ini dijamin penuh oleh negara sehingga meminimalkan risiko gagal bayar yang seringkali melekat pada investasi lain yang menjanjikan pendapatan pasif. Selain itu, investor dapat menikmati pendapatan tetap dan teratur melalui pembayaran kupon (bunga) yang konsisten per semester atau 6 bulan sekali memberikan stabilitas finansial dan kemudahan perencanaan keuangan.

 

Obligasi pemerintah juga menawarkan likuiditas yang baik. Meski harga bisa berfluktuasi, pasar sekundernya yang aktif memungkinkan investor untuk menjual obligasi sebelum jatuh tempo jika kebutuhan mendesak muncul. Dari segi strategi investasi, memasukkan obligasi pemerintah ke dalam portofolio berfungsi sebagai diversifikasi portofolio yang efektif, membantu menstabilkan imbal hasil dan mengurangi risiko, terutama saat pasar saham sedang bergejolak.

 Baca Juga: Mu’allimin Muhammadiyah Gandeng RS PKU Muhammadiyah Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi untuk Guru dan Santri

"Terakhir aksesibilitas, khususnya melalui platform seperti IPOT Bond yang tidak hanya menawarkan obligasi pemerintah, tetapi juga menyediakan harga beli yang kompetitif, proses transaksi yang cepat dengan jam yang lebih panjang, eksekusi instan bisa langsung masuk portofolio investor," tandas Dody.

 

Mengingat banyaknya risiko terkait dengan tawaran pendapatan pasif yang tidak jelas, saran Dody, obligasi pemerintah menawarkan jalur yang jelas dan terpercaya untuk membangun kekayaan secara bertahap dan berkelanjutan.

 

Editor : Heru Pratomo
#obligasi #tawaran investasi #bunga zainal #Morgan #pendapatan pasif #Investasi #love scamming #bodong