Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pasar Murah Setiap Hari Selama Ramadan, Upaya Disdagkop UKM Stabilisasi Harga Bahan Pokok

Naila Nihayah • Senin, 18 Maret 2024 | 17:50 WIB
PASAR MURAH:  Warga antusias mendatangi KUKM Center untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
PASAR MURAH:  Warga antusias mendatangi KUKM Center untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

RADAR PURWOREJO - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Magelang menggelar gerakan pangan murah (GPM) selama Ramadan. Gelaran tersebut dilaksanakan di gedung KUKM Center setiap hari hingga 7 April mendatang. Tidak hanya menyediakan bahan pikok, tapi ada juga UKM binaan disperindag.

Kepala Bidang Perdagangan, Disdagkop UKM Kabupaten Magelang Pantjaraningtyas Putranto mengutarakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi tingkat nasional. "Dalam rangka hari besar keagamaan nasional (HKBN), diharapkan pemerintah daerah aktif menstabilkan harga bahan pokok," ujarnya, kemarin (17/3).

Terlebihharga beras di pasaran hingga saat ini masih bergejolak. Untuk itu, Pemkab Magelang menggelar GPM dan operasi pasar secara masif. Pemkab bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP). Setiap hari, Bulog akan menyuplai 1,5 ton beras.

Tyas menyebut, selama GPM ini, warga bisa membeli paket sembako seharga Rp 100 ribu. Paket itu berisi beras 5 kilogram (kg), minyal 1 liter, telur setengah kg, dan teh. Hanya saja, ada batasan pembelian, maksimal dua kantong. Syaratnya pun cukup mudah. Selain uang, warga perlu membawa KTP.

Rencananya, kegiatan ini akan digelar secara kontinyu guna mendukung pemerintah dalam upaya stabilisasi harga bahan pokok. Terutama beras. Selain itu, GPM ini sebagai upaya pemkab untuk mengaktifkan kembali gedung KUKM Center yang semula kurang dimanfaatkan secara optimal.

Sementara terkait dengan harga beras, sudah berangsur turun di harga Rp 12 ribu-Rp 13 ribu per kg untuk kualitas medium. Sedangkan beras premium rata-rata dijual dengan harga Rp 16 ribu-Rp 17 ribu per kg. "Kalau stok (beras) cukup sampai Lebaran nanti. Aman," katanya.

Warga Dusun Kranggan Sri Wijiyanti, 45 mengaku terbantu dengan adanya GPM ini. Apalagi harga yang ditawarkan cukup murah. Dengan harga Rp 100 ribu, dia bisa mendapat 5 kg beras, telur, minyak, dan teh. " Apalagi beras juga masih mahal," ungkapnya. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#Kabupaten Magelang #disdagkop ukm