RADAR PURWOREJO – Hujan deras ditambah jebolnya sejumlah tanggul menggenangi sebagian besar wilayah Kabupaten Demak. Bahkan makam salah satu penyebar agama Islam di Jawa, Sunan Kali Jaga ikut terendam.
Dari postingan video yang viral di sosial media, emperlihatkan area pemakaman di Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak digenangi air. Dalam banjir itu telah menyakup ketinggiannya melebihi 5 hingga 50 sentimeter.
Pedagang kaki lima yang biasanya selalu ramai saat ini ditutup sementara. Dikutip dari Radar Semarang para pedagang menutup dagangannya dengan menggunakan terpal melingkar, agar dagangan mereka tetap aman saat diguyur hujan.
Diterjangnya hujan lebat tidak menjadi suatu alasan bagi peziarah yang ingin datang untuk mendoakan para sespuh yang sudah meninggal dunia, peziarah pun rela berjalan dari gerbang pintu masuk hingga ke pemakaman dengan melalui genangan air yang cukup dingin dan tenang.
Hal ini menjadi suatu ujian bagi para pedagang, masyarakat, maupun peziarah, akan tetapi mereka semua menerapkan suatu prinsip yakni ketabahan dan kegigihannya yang layak diacungi jempol, walaupun melihat kondisi saat ini lapak - lapak pedagang telah ditutup, para pedagang tidak ada yang mengeluh.
Karena itu berkat kesabaran yang telah mereka terapkan, allah mengabulkan doa - doa para hambanya agar banjir segera mereda atau surut. selain itu, masyarakat setempat berharap menemukan langkah - langkah dari musibah ini agar surut bagaimanpun itu caranya dalam satu hari.
Terutama pada daerah - daerah yang sering terjadi banjir termasuk pada area pemakaman yang bersejarah, hal ini agar menyamankan bagi para peziarah.
Editor : Heru Pratomo