Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Komunitas Bersih-Bersih Masjid (BBM) Magelang, Gugah Kesadaran Pentingnya Kebersihan di Tempat Ibadah

Naila Nihayah • Minggu, 24 Maret 2024 | 16:05 WIB

AKSI KEMANUSIAAN: Para anggota komunitas Bersih-bersih Masjid (BBM) kerap mendatangi satu per satu masjid atau musala untuk dibersihkan.
AKSI KEMANUSIAAN: Para anggota komunitas Bersih-bersih Masjid (BBM) kerap mendatangi satu per satu masjid atau musala untuk dibersihkan.



RADAR PURWOREJO - Di Magelang, ada sebuah komunitas yang secara sukarela membersihkan masjid atau musala. Mereka bahkan tidak memungut biaya sepeserpun. Sejak terbentuk pada Februari 2017 lalu, Komunitas Bersih-Bersih Masjid (BBM) ini sudah membersihkan ratusan masjid dan musala. Baik di kota, Kabupaten Magelang, maupun daerah lain.

Bisa dibilang, komunitas ini terbentuk atas dasar ketidaksengajaan. Sebab sebagian besar perintisnya, yang berjumlah delapan orang itu tidak saling mengenal satu sama lain. Meskipun mereka dalam satu kendaraan yang sama. Saat itu, mereka tengah mengikuti kegiatan tablig akbar di Jakarta.

Ketua Komunitas BBM Magelang Hari Indriyanto menjelaskan, sepulang dari sana, dia inisiatif hendak membuat sebuah kegiatan lanjutan. "Saya bilang, 'masak pulang dari Jakarta, tidak ada kegiatan. Ayo buat kegiatan, paling tidak sepekan ketemu'. Akhirnya saya ngajak, 'bersih-bersih masjid saja po?'," bebernya saat ditemui, Kamis (21/3).

Hal itu justru disetujui oleh yang lain dan terlaksana. Meski tidak memiliki peralatan, mereka secara swadaya mengumpulkan peralatan bebersih dari rumah. Seperti sapu, sabun, dan lainnya.

Dengan modal peralatan seadanya, mereka lantas mengunjungi suatu masjid. Lambat laun, kegiatan itu terus berlanjut dan dilaksanakan rutin saban Jumat. Lebih-lebih, banyak orang yang menyumbangkan beberapa peralatan bebersih. Kegiatan itu pun, sampai saat ini terus berjalan.

Dari yang semula hanya beranggotakan delapan orang, kini sudah lebih dari 200 orang. Namun, beberapa di antaranya sudah nonaktif. Mereka notabene merupakan pensiunan, wiraswasta, sopir, hingga pengusaha.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 500 masjid dan musala yang dibersihkan oleh komunitas BBM. Tidak hanya pada hari Jumat saja, tapi juga Minggu. Hari menambahkan, untuk mendapat servis pembersihan, pihak masjid atau musala harus mendaftar terlebih dahulu.

Hanya saja, mereka harus mendapatkan izin oleh ketua takmir. Setelah itu, barulah Hari mengerahkan 10-15 orang untuk bebersih. Ada sejumlah peralatan yang wajib dibawa oleh mereka. Seperti genset, vakum reguler, vakum ransel, kompresor angin, jet cleaner, hand polisher, tangga hidrolik, dan lain-lain.

Dia menyebut, bebersih masjid dan musala ini memang tidak dipungut biaya. Sebab, sejak awal pembentukan komunitas ini memang difokuskan untuk berhijrah. Lewat jalur bersih-besih masjid tersebut, harapannya menjadi ladang dakwah bagi mereka. Lantaran bisa menciptakan suasana dan kondisi masjid yang lebih bersih. Dengan begitu, masyarakat akan semakin nyaman dalam beribadah.

Dia menuturkan, kegiatan ini secara tidak langsung menjadi pancingan bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masjid dan musala. "Selain mengejar amalan, kami ingin menggugah para masyarakat bagaimana lebih memperhatikan kebersihan," ujarnya. (aya/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#Sukarela #Komunitas BBM Magelang