Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Main Hakim Sendiri, Bos Rental Mobil Dihajar Warga Pati Hingga Tewas di Tempat, Begini Kronologinya

Avelia Priscilla Putri • Senin, 10 Juni 2024 | 21:20 WIB

Aksi pengeroyokan warga hingga korban pemilik rental asal Jakarta meninggal dunia.
Aksi pengeroyokan warga hingga korban pemilik rental asal Jakarta meninggal dunia.
RADAR PURWOREJO – Pada tanggal 6 Juni 2024, seorang pemilik rental mobil asal Jakarta bernama BH (52 tahun) dikabarkan meninggal dunia setelah dihakimi massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.

Kejadian tragis ini terjadi ketika BH dan beberapa temannya datang ke Pati untuk mengambil kembali mobil rentalnya yang telah lama tidak dikembalikan oleh penyewa.

Dilangsir dari Radar Lawu, Kedatangan BH dan teman-temannya membuat warga setempat mengira mereka adalah maling mobil.

Akibatnya, BH dan teman-temannya dikeroyok oleh massa hingga BH meninggal dunia di tempat.

Kejadian ini memicu kemarahan publik, terutama di media sosial, karena beberapa hari sebelumnya telah terjadi kasus kekerasan serupa di daerah yang sama.

Kepala Desa, Wegil Heri Priyanto, mengecam keras aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga.

Dia menegaskan bahwa tindakan kekerasan seperti itu tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

“ Ini bagaimana? Bisa kembali? Kalau sudah kayak gini gimana? Lihat temanmu ini, temanmu bukan? Kalau sudah seperti ini gimana? Nggak bisa kembali ini!” Ucap Wegil usai kejadian dan meluapkan emosinya.Wegil juga meminta agar masyarakat menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

BH dan tiga rekannya datang dari Jakarta dengan maksud untuk mengambil mobil rental yang disewa oleh seseorang di Pati.

Berdasarkan pelacakan GPS, mobil tersebut diketahui berada di Desa Sumbersoko.

Sesampainya di lokasi, mereka menemukan mobil dan berniat membawanya pulang dengan menggunakan kunci cadangan.

Namun, aksi BH dan teman-temannya ini justru disalahartikan sebagai upaya pencurian oleh warga sekitar.

Teriakan "maling" pun terdengar, dan tanpa klarifikasi, BH dan teman-temannya langsung dikeroyok hingga babak belur. Akibatnya, BH meninggal dunia di tempat, sedangkan tiga rekannya mengalami luka-luka.

Kasus ini hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Dua orang telah diamankan sebagai tersangka terkait aksi pengeroyokan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar tidak mudah main hakim sendiri dan selalu mengedepankan proses hukum dalam menyelesaikan masalah.

 

Editor : Bahana.
#pati #Jawa Tengah #main hakim #Bos Rental Mobil