RADAR PURWOREJO - Kota Magelang kembali meraih apresiasi dan penghargaan terbaik ke-III tingkat Jawa Tengah oleh BPJS Kesehatan Deputi Direksi Wilayah VI atas kontribusi dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan. Berada di bawah Kota Salatiga dan Kabupaten Purbalingga.
Kriteria penilaian penghargaan tersebut meliputi komitmen pemerintah daerah dalam dukungan program JKN KIS. Terutama dalam kecukupan anggaran untuk pembiayaan iuran JKN, kolektibilitas iuran tahun 2023 dan capaian Universal Health Coverage (UHC).
Selain itu, penilaian untuk tingkat keaktifan peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) Mandiri membayar iuran. Lalu, ketepatan waktu pembayaran iuran kepesertaan PBPU BP Pemda. Termasuk dukungan-dukungan pemerintah daerah dalam peningkatan mutu pelayanan Kesehatan.
Baca Juga: Imbas Pengerjaan Flyover Canguk, Jalan Telaga Warna Kota Magelang Ditutup Dua Bulan: Angkutan Kota Bisa Lewat Sini..
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah menuturkan, langkah dan harapan ke depan adalah tetap mengupayakan UHC 100 persen melalui dukungan penuh dalam hal kebijakan. Kemudian, anggaran dan program-program kesehatan yang mendukung Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan optimalisasi JKN di Kota Magelang.
"Harapannya tidak hanya total coverage terkait kepesertaannya, tapi juga keaktifan kepesertaan dan mutu pelayanan kesehatannya selalu ditingkatkan," terangnya, Selasa (25/6).
Sementara itu, Kepala Deputi Direksi Wilayah 6 Jateng-DIY Mulyo Wibowo mengapresiasi kabupaten/kota yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan JKN KIS. Saat ini, sudah ada 90 persen penduduk Jateng terdaftar JKN KIS.
Namun, kata dia, baru 70 persen yang aktif membayar iuran kepesertaan. Disampaikan pula bahwa sesuai peta jalan UHC 98 persen penduduk harus sudah terdaftar sebagai peserta JKN.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, JKN menjadi satu rangkaian dalam upaya pengentasan kemiskinan. Masyarakat yang sehat dapat beraktifitas atau bekerja untuk mendapatkan penghasilan.
"Untuk mencapai UHC dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Keberlanjutan capaian UHC juga harus tetap ditingkatkan, serta kepatuhan pembayaran iuran tetap terjaga," katanya. (aya)