Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kebumen Siaga Darurat Bencana Kekeringan, BPBD Droping 42 Ribu Liter Air Bersih

Muhammad Hafied • Senin, 12 Agustus 2024 | 14:45 WIB
DAMPAK KEMARAU : Warga di Kecamatan Karanggayam memanfaatkan bantuan air bersih dari BPBD Kebumen. (Dokumentasi BPBD Kebumen)
DAMPAK KEMARAU : Warga di Kecamatan Karanggayam memanfaatkan bantuan air bersih dari BPBD Kebumen. (Dokumentasi BPBD Kebumen)

RADAR JOGJA - Pemkab Kebumen telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi atau upaya pencegahan bencana kekeringan seiring musim kemarau.

Status siaga darurat bencana kekeringan diterapkan melalui Keputusan Bupati Kebumen Nomor 300.2.1/635 Tahun 2024. Penetapan status tersebut dilakukan berdasar asesemen serta hasil rapat gabungan bersama lintas instansi.

Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih menyampaikan, penetapan status siaga darurat tak lain untuk memastikan kesiapan instrumen penanganan bencana kekeringan. Hal ini dilakukan agar upaya pencegahan dan penanganan lebih terukur dan optimal. "Bagi masyarakat yang butuh air bersih, langsung lapor BPBD. Semua gratis," ucap Rista, Minggu (11/8).

Selain itu, Pemkab Kebumen juga menaruh perhatian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di wilayah Kebumen. Rista pun menekankan pentingnya masyarakat menghemat penggunaan air secara tepat selama musim kemarau. "Bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar. Misal makan dan minum bagi warga terdampak," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen Udy Cahyono mengatakan, mulai 31 Juli-8 Agustus 2024 telah mengirimkan bantuan air bersih untuk 3.133 jiwa. Mereka terdiri dari 806 kepala keluarga (KK) yang tersebar di dua kecamatan. "Kami mengerahkan tiga unit armada tangki. Total ada 42 ribu liter untuk warga membutuhkan," bebernya.

BPBD Kebumen, lanjut Udy, telah menyiapkan anggaran senilai Rp 364 juta untuk mengatasi krisis kemarau. Anggaran dari APBD tersebut dialokasikan untuk kebutuhan belanja air bersih bagi masyarakat membutuhkan. "Kami komitmen beri bantuan cepat sesuai arahan bupati. Memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak kekeringan," terang Udy. (fid)

 

Editor : Satria Pradika
#tahun 2024 #Pemkab Kebumen