RADAR JOGJA - Layang-layang berbentuk naga membentang sepanjang 80 meter di RT 1/RW 2 Kampung Kiringan, Tidar Utara, Magelang Selatan. Warga setempat bersama-sama memasang layangan tersebut guna memeriahkan perayaan HUT ke-79 RI.
Layangan tersebut mengubah gang yang semula sepi, menjadi kian berwarna. Layang-layang dengan kombinasi warna kuning, hijau, dan merah itu dipasang di atas dengan sejumlah penyangga. Untuk memberi kesan hidup saat malam hari, layang-layang itu diberi lampu dan akan menyala.
Warga Kampung Kiringan Andri Heryanto, 39 mengutarakan, layang-layang itu dibuat sejak 2022 dengan panjang 80 meter. Kerangkanya dari fiber dan menggunakan kain waterproof. Total dana yang dihabiskan sekitar Rp 2 juta.
Namun, saat itu hanya digunakan untuk mengikuti event tertentu. "Awalnya (pembuatan layangan), lihat di pantai, ada layangan naga. Terus iseng buat. Belum pernah ikut kontes, tapi sering ikut event," ujarnya saat ditemui, Minggu (11/8).
Dia menyebut, layang-layang itu terakhir diterbangkan dua pekan lalu. Daripada menganggur, kata dia, layang-layang itu lantas dimanfaatkan sebagai hiasan di gang untuk menyemarakkan HUT ke-79 RI sekitar satu minggu yang lalu.
Warga pun bergotong-royong untuk memasang layang-layang yang memuat sekitar 120-an keping itu. "Sebetulnya punya dua (layang-layang). Tapi, terhalang penyangganya. Jadi, hanya dipasang satu. Kalau malam, ramai. Karena dipasang lampu dan banyak yang foto," ungkapnya.
Warga Kampung Kiringan Mulyosetyo, 64 mengatakan, layangan itu dipasang sekitar satu minggu yang lalu. "Yang masang anak-anak dari perkumpulan RT. Tadinya kan dipakai lomba layangan. Lalu, ada iuran buat itu. Terus dipakai hiasan 17-an," bebernya.
Dia menyebut, setelah layangan itu dipasang, banyak warga yang berfoto untuk mengabadikan suasana di gang RT 1/RW 1 Kampung Kiringan tersebut. Dia pun mengapresiasi upaya anak-anak muda untuk berkreasi dan membuat kampungnya semakin berwarna. (aya/pra)
Editor : Satria Pradika