Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tragedi KKN di Kendal: Enam Mahasiswa UIN Walisongo Tewas Terseret Arus Sungai Jolinggo, Operasi SAR Resmi Ditutup

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 6 November 2025 | 23:32 WIB
Tim gabungan BPBD, Polres Kendal, TNI, Basarnas, dan relawan menutup operasi Kamis (6/11/2025) dini hari, setelah seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim gabungan BPBD, Polres Kendal, TNI, Basarnas, dan relawan menutup operasi Kamis (6/11/2025) dini hari, setelah seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

KENDAL - Pencarian enam mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang hanyut di Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, akhirnya resmi dihentikan.

Tim gabungan menyatakan operasi ditutup pada Kamis (6/11/2025) dini hari, setelah seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban terakhir, Nabila Yulian Dessi Pramesti, 21, ditemukan Rabu (5/11/2025) malam sekitar pukul 21.50 WIB di Kedung Jinontro, Dusun Blanten, Desa Banyuringin berjarak sekitar 9,4 kilometer dari titik awal kejadian.

Jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dini hari tadi.

Sebelumnya, lima korban lain telah ditemukan lebih dulu, yakni Riska Amelia, Syifa Nadilah, Muhammad Labib Rizqi, Bima Pranawira, dan Muhammad Jibril Asyarafi.

Seluruhnya merupakan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Singorojo.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Sianipar menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi ini.

“Operasi pencarian resmi kami tutup setelah seluruh korban ditemukan. Pemantauan sungai tetap dilakukan bersama warga untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kendal Iwan Sulistiyo menegaskan seluruh unsur SAR telah ditarik ke pos induk.

“Total 114 personel terlibat di lapangan, mereka bekerja dengan semangat kemanusiaan hingga korban terakhir ditemukan,” katanya.

Selain operasi pencarian, Polres Kendal juga menurunkan tim trauma healing bagi keluarga korban dan sembilan mahasiswa KKN lain yang selamat dari insiden tersebut.

Kejadian bermula Selasa (4/11/2025) siang. Sebanyak 15 mahasiswa KKN bermain air di kawasan Tubing Genting Jolinggo.

Arus yang semula tenang tiba-tiba berubah deras akibat hujan deras di hulu sungai dan menghanyutkan enam orang.

Melalui laporan resmi, BPBD Kendal menyampaikan pesan penutup operasi:

“Dengan ditemukannya korban keenam, Operasi Pencarian Laka Air di Sungai Jolinggo resmi ditutup. Salam tangguh, salam kemanusiaan, siap untuk selamat.” (bud/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#KKN #Polres Kendal #UIN Walisongo Semarang #mahasiswa hanyut #operasi SAR