KEBUMEN - Politisi Partai Gerindra Kebumen Bambang Suparjo mendukung penuh atas rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Kedua sosok mantan presiden tersebut dinilai layak menyandang gelar pahlawan karena telah berjasa besar bagi bangsa Indonesia.
Bambang mengatakan, langkah pemerintah mengusulkan Soerhato dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional sudah tepat. Kontribusi kedua tokoh tersebut untuk bangsa ini menurutnya sudah cukup sebagai penilaian atas pemberian gelar pahlawan. "Kami di Gerindra sepakat dan mendukung Pak Harto dan Gus Dur ditetapkan jadi pahlawan," katanya Minggu (9/10).
Dia mengungkapkan, selama 32 tahun berkuasa, Soeharto telah membawa manfaat nyata dari hasil pembangunan di berbagai sektor. Mulai dari infrasruktur, pendidikan, pertanian, hingga stabilitas ekonomi. "Di zaman Presiden Soeharto, ekonomi Indonesia tumbuh dan rakyat hidup tenang," ungkapnya.
Bendahara DPC Partai Gerindra Kebumen ini menyebutkan, program swasembada beras dapat tercapai pada era Soeharto melalui program intensifikasi pertanian. Ujungnya produksi pangan meningkat tajam. Bahkan, kata dia, budi daya padi Indonesia kala itu disebut terbaik di Asia. Selain itu, petani juga diberi kemudahan terkait akses permodalan dan kepastian serapan hasil panen.
"Jasanya tidak bisa dinafikan. Ekonomi Indonesia ditakuti bangsa lain, sampai dikenal sebagai Macan Asia," beber Bambang.
Di mata Bambang, Gus Dur juga sangat patut menyandang gelar pahlawan nasional karena kontribusinya dalam menjaga keberagaman bangsa Indonesia. Menurutnya, Gus Dur telah berhasil menyatukan komponen masyarakat minoritas dalam satu bingkai Pancasila. Dia mengaku kagum dengan pemikiran Gus Dur yang cukup visioner dalam membangun bangsa Indonesia.
"Saya kira itu jasa besar seorang presiden yang patut dikenang sepanjang sejarah. Gus Dur adalah pahlawan pluralisme," ucap Bambang yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kebumen.
Sementara itu, salah satu kader Gerindra Kebumen Rahmawati menyatakan satu suara dengan niat pemerintah untuk mengusulkan Soeharto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Dia menegaskan, selain bicara objektif, penilaian terhadap usulan status pahlawan ini harus ditempakan secara adil dalam konteks sejarah bangsa. "Sudah sepantasnya beliau diberi gelar Pahlawan Nasional," ujar warga Karangsambung itu. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova