Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Waspada Cuaca Ekstrem! BPBD Solo Siaga 24 Jam, Tim Reaksi Cepat Diintensifkan Patroli ke Wilayah Ini untuk Antisipasi Bencana

Winda Atika Ira Puspita • Senin, 10 November 2025 | 03:37 WIB
Seorang pejalan kaki sedang menikmati cuaca cerah Minggu pagi (9/11/2025).
Seorang pejalan kaki sedang menikmati cuaca cerah Minggu pagi (9/11/2025).

SOLO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo menyiagakan tim reaksi cepat dan mengintensifkan pengawasan di wilayah bantaran sungai.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem di masa pancaroba.

Kepala BPBD Kota Surakarta Niko Agus Putranto mengatakan, seluruh jajaran BPBD dan jaringan relawan kebencanaan di tingkat kelurahan telah bersiaga 24 jam.

Baca Juga: Mobil Sedan Terbakar Tak Jauh dari Kantor Kejari Wonogiri

Pihaknya mewaspadai peralihan musim dari kemarau ke penghujan yang berpotensi memunculkan fenomena cuaca ekstrem.

“Semua personel, mulai dari relawan di wilayah hingga jajaran BPBD, siaga 24 jam untuk menghadapi potensi bencana yang bisa muncul sewaktu-waktu,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).

BPBD juga menyiapkan seluruh sarana dan prasarana pendukung, termasuk logistik, perlengkapan, serta tim reaksi cepat (TRC) yang siap diterjunkan ke lokasi kejadian kapan pun dibutuhkan.

“Begitu ada laporan masuk, tim langsung bisa meluncur ke lapangan,” jelas Niko.

Baca Juga: Resmob Polres Sukoharjo Bantu Ungkap Jaringan Penculikan dan Perdagangan Anak Antarprovinsi, Satu Pelaku Perempuan Dibekuk di Daerah Nguter

Selain itu, tim monitoring juga berpatroli ke wilayah aliran sungai setiap kali hujan berlangsung lebih dari 30 menit.

Upaya ini untuk mengantisipasi banjir atau genangan.

Bentuk kewaspadaan tersebut mencakup potensi bencana pohon tumbang, banjir, genangan air, hingga longsor tebing sungai.

Sementara itu, Stasiun Meteorologi (BMKG) Kelas II Ahmad Yani Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring intensitas hujan yang mulai meningkat di sejumlah daerah Jawa Tengah.

“Waspada hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Dampaknya bisa berupa banjir, longsor, pohon tumbang, hingga genangan air,” terang Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Semarang, Arif N. (ves/bun/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#cuaca ekstrem #tim reaksi cepat #bpbd kota solo #Pancaroba #aliran sungai