KENDAL - Antrean panjang truk pengangkut sampah terlihat mengular di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu, Senin (10/11/2025). Para sopir terpaksa menunggu lama karena area pembuangan sudah overload.
“Iya harus antre, di dalam sudah penuh,” ujar Akhmad, salah satu sopir truk sampah seperti diberitakan Jawa Pos Radar Semarang Senin (10/11/2025).
Ia menuturkan, kondisi ini sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir.
Bahkan, area yang dulu sempat digunakan untuk upacara HUT RI, kembali tertutup timbunan sampah.
“Baru kemarin bersih, sekarang numpuk lagi. Cepat banget,” ucapnya.
Pengurus Paguyuban TPA Darupono Lilik Aristyani membenarkan kondisi itu.
Menurutnya, sistem buka-tutup diberlakukan atas instruksi Dinas Lingkungan Hidup sejak pekan lalu.
“Sabtu–Minggu kami tutup total untuk penataan ulang,” katanya.
Lilik menambahkan, rata-rata 50 armada masuk setiap hari dengan muatan sekitar 1,5 ton. Namun kekurangan alat berat memperlambat proses pengaturan timbunan.
“Ekskavator ada yang rusak, jadi bulldozer yang ada harus kerja ekstra,” ujarnya.
Krisis ini menandakan penataan yang dilakukan dua bulan lalu belum cukup menahan laju sampah. Volume terus bertambah, tapi lahan dan alat masih terbatas. (*/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita