Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Korban Kecelakaan Naik, Puluhan Nyawa Melayang: Polda Jateng Turunkan 2.478 Personel di Operasi Zebra 2025

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 18 November 2025 | 01:09 WIB
Gelar apel pasukan operasi zebra candi 2025 di Mapolda Jateng.
Gelar apel pasukan operasi zebra candi 2025 di Mapolda Jateng.

SEMARANG  - Polda Jawa Tengah (Jateng) resmi melaksanakan Operasi Zebra Candi 2025. Operasi ini bertujuan mencegah serta mengantisipasi meningkatnya fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Jateng.

Sepanjang hingga November 2025, kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di berbagai wilayah Jateng masih tergolong tinggi. Sejumlah kejadian menonjol tercatat menelan banyak korban jiwa.

Di antaranya, kecelakaan bus terguling di Jalan Tol Batang pada Minggu, 26 Oktober 2025 yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia.

Kemudian, kecelakaan tunggal bus berpenumpang di Jalan Tol Pemalang pada Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan 4 korban meninggal.

Kecelakaan tabrak lari di Jalan Gedongan, Kabupaten Sragen, pada Senin, 26 Oktober 2025 juga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.

Peristiwa lain terjadi di Jalan Raya Purworejo–Magelang, ketika truk menabrak bus pada 6 Mei 2025, menewaskan 11 orang.

Tak hanya itu, insiden kecelakaan yang melibatkan rombongan sopir anggota DPR RI pada 2025 juga menyebabkan meninggalnya Gus Alam.

Selain kasus-kasus tersebut, kecelakaan dengan korban jiwa di kabupaten/kota lain di Jateng juga masih kerap terjadi.

Apel pasukan digelar di halaman Mapolda Jateng, Senin (17/11/2025), melibatkan jajaran Polres serta perwakilan instansi terkait.

Dirsamapta Polda Jateng Kombes Pol Risto Samodra menyampaikan, gelar pasukan dilakukan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana yang digunakan selama Operasi Zebra Candi 2025.

Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya risiko keselamatan jalan yang ditandai dengan masih tinggi angka kecelakaan dan pelanggaran yang masih cukup tinggi.

"Dari data yang dihimpun dalam Ops Zebra 2024 sejumlah 520 kejadian laka lantas mengalami tren turun 29 kejadian dibandingkan periode 2023, sejumlah 549 kejadian namun untuk korban meninggal dunia sebanyak  24 orang," ungkapnya saat memimpin gelar pasukan.

Dia menyebut, pada 2024 korban meninggal dunia mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 19 orang.

Sedangkan jumlah pelanggaran  dalam Operasi Zebra 2024 sebanyak 73.859 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 5.556 lembar tilang.

Operasi Zebra Candi akan menyasar berbagai pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi dibawah umur, berboncengan lebih dari satu, tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan, mabok saat berkendara, melawan arus dan melebihi batas kecepatan.

"Operasi Zebra candi 2025 digelar guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang perayaan Natal dan tahun baru," jelasnya.

Pihaknya juga menegaskan operasi kali ini mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan berlangsung selama 14 hari, dimulai tanggal 17 sampai dengan 30 November 2025 selama 14 hari.

"Jumlah personel yang dikerahkan 240 polda Jateng dan polres jajaran sebanyak 2.238 dengan total 2.478  personel gabungan Polda dan Polres Jajaran," tambahnya. (mha/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Jateng #kecelakaan menonjol #Jawa Tengah #operasi zebra #polda jateng #Laka lantas