Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Setelah 20 Tahun Hilang, TKI Asal Temanggung Akhirnya Ditemukan: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Pastikan Kondisi Aman di Bawah Perlindungan KBRI

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 27 November 2025 | 05:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak cepat menanggapi kabar ditemukannya Seni, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, yang hilang selama 20 tahun di Malaysia.

Begitu menerima laporan, Luthfi langsung berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk memastikan kondisi kesehatan dan perlindungan hukum bagi Seni.

 “Saya sudah komunikasi dan koordinasi dengan Dubes. Saya cek, pendampingan hukum sudah diberikan untuk Bu Seni. Sekarang dalam perlindungan Kedutaan,” kata Luthfi pada Selasa (25/11/2025).

Ia meminta keluarga tetap tenang karena kondisi Seni dipastikan aman, sehat, dan berada di bawah pengawasan KBRI.

“Pemprov Jateng akan mengupayakan proses pemulangan secepat mungkin dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, ujarnya.

Duta Besar RI untuk Malaysia Indra Hermono menjelaskan, saat ini Seni masih menjalani pemeriksaan oleh Kepolisian Diraja Malaysia. Proses hukum tersebut harus ditempuh sebelum pemulangan dapat dilakukan.

 “Saya pastikan Bu Seni kondisinya sehat dan aman. Hanya saja, proses hukum penyidikan Polisi Malaysia ini harus dilalui, sehingga pihak keluarga dimohon bersabar,” bebernya.

Kabar ditemukannya Seni inipun mendatangkan kebahagiaan dari pihak keluarga.

Riki Alfian, anak dari Seni, meyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Pemprov Jawa Tengah yang sudah bertindak cepat mengecek kondisi kesehatan dan keamanan Seni, termasuk membantu upaya pemulangannya ke kampung halaman.

“Saya terima kasih kepada seluruh pihak , pemerintah, Kedutaan Besar, Pak Gubernur Ahmad Luthfi, dan Pak Bupati Temanggung, yang saat ini ibu saya diketahui dalam kondisi selamat, sehat dan aman, termasuk langkah upaya memulangkan ibu saya,” kata Riki di rumahnya.

Sebagai informasi, Seni diketahui meninggalkan kampung halamannya Dusun Letih Desa Mergowati Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung, untuk menjadi TKI di Malaysia pada 2004.

Saat itu anaknya Riki masih berusia 3,5 tahun.

Setelah enam bulan di Malaysia, komunikasi Seni dengan keluarga terputus. Seni hanya sesekali mengabarkan bila dirinya bekerja tak digaji, bahkan sering dianiaya majikannya.

Hingga akhirnya, sekitar dua pekan lalu kepolisian mengungkap adanya kasus perdagangan orang. Salah satu korbannya adalah Seni. (*/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Ahmad Luthfi #kbri #tenaga kerja indonesa #dubes indonesia #Gubernur Jawa Tengah #tki #pekerja migran indonesia