Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kecelakaan Maut Libatkan WNA Tiongkok, Imigrasi: Izin Tinggal Masih Sah

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 6 Desember 2025 | 03:49 WIB
Tampang perempuan WNA pengemudi mobil yang terlibat kecelakaan.
Tampang perempuan WNA pengemudi mobil yang terlibat kecelakaan.

SEMARANG – Kantor Imigrasi TPI Kelas I Semarang ikut turun tangan menyikapi kasus seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, Wu Lili, yang membuat keributan setelah terlibat kecelakaan di Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang Barat, Rabu (3/12/2025).

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Semarang Markus Lenggo Rindingpadang menegaskan, kasus ini sedang ditangani kepolisian.

Meski demikian, Imigrasi tetap melakukan pemantauan dan telah berkoordinasi sejak awal terkait pemeriksaan WNA tersebut.

"Saat ini masih di tangani polisi untuk kasus lakanya. Kemarin imigrasi semarang sudah melakukan kordinasi untuk pemeriksaan awal dengan kepolisian," katanya, Jumat (5/12/2025).

Dari hasil pengecekan, Wu Lili tercatat sebagai pekerja di salah satu perusahaan di Cirebon.

Ia memegang izin tinggal terbatas (ITAS) yang masih berlaku hingga 14 Oktober 2026.

"WN Tiongkok, pemegang ITAS berlaku sampai dengan 14 Oktober 2026. Izin tinggalnya di Cirebon, dalam penyelidikan diketahui bahwa WN Tiongkok tersebut habis makan makan bersama koleganya," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkap, dalam penanganannya saat kejadian tersebut, penegakkan hukum (gakum) ada di Kepolisian, dalam hal ini terkait kecelakaan lalu lintasnya.

Namun, mengenai persoalan keimigrasian menurutnya tidak ada masalah.

"Karena tidak ada pelanggaran di izin tinggalnya, pihak imigrasi hanya melakukan pendampingan pabila kasusnya lanjut dan terjadi deportasi," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil Hyundai Creta Trend itu terjadi sekitar pukul 22.15 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, seorang mahasiswa bernama Putri DT, 22, warga Semarang Barat, meninggal dunia. Ia mengendarai sepeda motor Beat.

Satu pengendara lainnya, mahasiswa bernama Mei RD, 21, warga Kecamatan Belik, Pemalang, selamat namun mengalami luka setelah mengendarai sepeda motor Honda PCX merah. (ifa/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#wna #Kecelakaan #tiongkok #imigrasi