Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Wisatawan asal Jakarta Tewas di Umbul Ponggok Klaten, Begini Kronologinya

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 27 Desember 2025 | 03:25 WIB

 

Polisi olah TKP kasus wisatawan tenggelam di Umbul Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Kamis (26/12/2025).
Polisi olah TKP kasus wisatawan tenggelam di Umbul Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Kamis (26/12/2025).

SOLO - Seorang remaja asal Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat hendak melakukan sesi foto bawah air di Umbul Ponggok, Kecamatan PolanharjoKlaten pada Kamis (25/12/2025).

​Korban diketahui berinisial SH, 17, seorang pelajar asal Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan.

​Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kronologi awal bermula saat korban datang bersama orang tua dan adiknya pada pukul 10.00.

”Insiden bermula ketika keluarga korban berenang di area umum. Kemudian berencana mengambil paket foto bawah air dengan properti motor sekitar pukul 13.15 WIB,” ujar Suwoto saat dikonfirmasi Jumat (26/12/2025).

​Saat itu, ibu korban mendapat giliran pertama untuk difoto. Sementara korban sendiri dijadwalkan pada giliran kedua.

”Saat sesi pemotretan ibu korban sedang berlangsung, tiba-tiba ada pengunjung lain yang berteriak melihat seseorang tenggelam di dasar umbul. Tim rescue objek wisata segera melakukan upaya penyelamatan dan mengevakuasi korban ke daratan,” jelas Suwoto.

​Saat berhasil diangkat dari dasar kolam, korban ditemukan dalam kondisi lemas. Namun denyut nadi dan jantungnya dilaporkan masih berdenyut.

Petugas di lokasi langsung melarikan korban ke RSU Islam Klaten untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

”Korban sempat mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit. Namun pada pukul 13.50 WIB, tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena mengalami gagal napas," ujar Suwoto.

​Berdasarkan pemeriksaan luar oleh tim medis RSU Islam Klaten, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sebelum kejadian, korban diketahui sudah berenang cukup lama sejak pagi hari dan terlihat berenang bolak-balik dari ujung utara ke selatan umbul.

​Terkait kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai takdir.

Pihak keluarga sudah memberikan pernyataan bahwa mereka ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Mereka juga menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun atas musibah ini," ujar Suwoto.

​Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengelola objek wisata di Klaten. Begitu juga pengunjung untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi fisik saat beraktivitas di dalam air. Hal itu untuk  mencegah kejadian serupa terulang kembali. (ren/adi/laz) 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#wisatawan tewas #Polanharjo #kronologi #klaten #umbul ponggok