Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pulang Tugas Kemanusiaan di Gunung Slamet, 12 Relawan PMI Kota Magelang Alami Kecelakaan di Purbalingga

Naila Nihayah • Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:50 WIB
Wali Kota Magelang menjenguk relawan PMI di RSUD Tidar yang menjadi korban kecelakaan di Purbalingga, Jumat (9/1).
Wali Kota Magelang menjenguk relawan PMI di RSUD Tidar yang menjadi korban kecelakaan di Purbalingga, Jumat (9/1).

 

MAGELANG - Mobil elf milik PMI Kota Magelang mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Kabupaten Purbalingga, Kamis (8/1) sore. Saat itu, mobil yang ditumpangi kurang lebih 12 relawan itu tengah dalam perjalanan pulang usai mengikuti operasi pencarian pendaki asal Kota Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30, tak lama setelah rombongan meninggalkan area basecamp pencarian. Kendaraan yang membawa personel gabungan PMI, relawan, dan unsur SAR itu dilaporkan oleng saat melintasi jalur menurun sebelum akhirnya tergelincir dan keluar jalur.

Meski sempat diduga mengalami cedera serius, kondisi Djoko dinyatakan relatif stabil setelah pemeriksaan lanjutan. "Kami sempat keluar sendiri dari mobil. Ada yang harus memecahkan kaca karena pintu tidak bisa dibuka," ujarnya.

Anggota PMI Kota Magelang lainnya, Sugeng Karyono, menuturkan, kecelakaan terjadi saat rombongan bergerak dari Basecamp Dipajaya menuju Bambangan setelah operasi pencarian resmi ditutup. Jalur yang dilalui dikenal curam dan menurun tajam.

Dia menduga, kendaraan mengalami gangguan pengereman sebelum akhirnya tergelincir. "Mobil sempat zig-zag cukup panjang, ternyata remnya tidak berfungsi maksimal," lontarnya.

Baca Juga: Wacana Pilkada Lewat DPRD, Ketum Muhammadiyah: Jangan Mudah Ubah Sistem Politik tanpa Menyentuh Akar Masalah

Ketua PMI Kota Magelang Suryantoro menyampaikan, mobil PMI yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui merupakan kendaraan lama dengan tahun pengadaan sekitar 2004. "Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih berhati-hati, terutama dalam mengangkut personel. Kendaraan harus benar-benar siap," ucapnya.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memastikan, seluruh biaya penanganan medis korban akan ditanggung oleh Pemkot Magelang. Dia juga menegaskan, pemerintah daerah akan menunggu hasil pemeriksaan teknis terkait penyebab kecelakaan sebelum mengambil langkah lanjutan. "Soal teknis kendaraan, apakah rem blong, faktor manusia, atau faktor lain, kami belum menerima laporan lengkap," tegasnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#RSUD Tidar #purbalingga #PMI #elf #gunung slamet #dAMAR PRASETYONO #Kota Magelang