Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tanpa Pandang Bulu! Pemdes Wunut Klaten Bagikan THR Senilai  Rp 250 Ribu Per Jiwa, Bayi Abang Baru Lahir pun Dapat

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 5 Maret 2026 | 22:10 WIB

 

Ribuan warga memadati Gedung Serbaguna Desa Wunut, Tulung, Klaten untuk menerima pembagian Tunjangan Hari Raya (THR), Kamis (5/3/2026).
Ribuan warga memadati Gedung Serbaguna Desa Wunut, Tulung, Klaten untuk menerima pembagian Tunjangan Hari Raya (THR), Kamis (5/3/2026).

SOLO - Pemdes Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, kembali melakukan aksi nyata untuk menyejahterakan warganya.

Kamis (5/3/2026), ribuan warga memadati Gedung Serbaguna Desa Wunut untuk menerima pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang bersumber dari pendapatan asli desa.

​Tahun ini, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 585.250.000. Nominal tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Baik dari sisi nominal per orang maupun jumlah penerima.

​Kepala Desa (Kades) Wunut Iwan Sulistiya Setiawan menjelaskan, kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh warga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) Desa Wunut. Tanpa memandang usia maupun status serta domisili.

​"Tahun kemarin kita memberikan per jiwa Rp 200.000, untuk tahun ini kita naikkan jadi Rp 250.000. Penerimanya pun ada kenaikan, dari 2.289 jiwa tahun lalu menjadi 2.341 jiwa tahun ini," ujar Iwan Kamis (5/3/2026).

​Iwan menegaskan keadilan menjadi poin utama dalam program tersebut. Semua warga yang tercatat secara administrasi berhak mendapatkan jatah, termasuk anggota keluarga yang paling muda.

​"Semua jiwa, baik bayi yang baru lahir pun, selama itu masuk di KK, kita kasih," tambahnya.

Program bagi-bagi THR tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Wunut untuk mendistribusikan kembali keuntungan dari unit usaha desa yang dikelola BUMDes setempat.

Salah satunya Umbul Pelem yang jadi wisata air populer di Klaten dengan tingkat kunjungan tinggi.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat. Sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa dan rakyatnya.

"Untuk pendapatan tahun ini (2025) Umbul Pelem Rp 5,1 miliar. Dibandingkan tahun 2024 ada kenaikan sekitar Rp 400 juta. Jadi yang kita bagikan pendapatan tahun 2025," ujar Iwan.

​Kebijakan Pemdes Wunut tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Hesti Mulyani, 35, salah satu warga yang menerima THR banyak mengucap syukur.

Mengingat THR diberikan per jiwa, sehingga keluarga dengan jumlah anggota banyak bisa membawa pulang uang tunai jutaan rupiah.

​"Alhamdulillah, sangat membantu untuk kebutuhan keluarga menjelang Idul Fitri. Saya dapat total Rp 1.250.000 karena di rumah ada lima orang. Rencananya mau dipakai buat beli baju Lebaran anak-anak," ungkap Hesti. (ren/laz)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kecamatan tulung #bayi #thr #Bumdes #desa wunut #klaten #umbul pelem