Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kena Imbas Bentrokan, Persis Solo Sempat Tertahan hingga Jelang Sahur di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 6 Maret 2026 | 20:10 WIB

 

Kendaraan suporter Persis Solo yang dirusak di Terminal Jepara.
Kendaraan suporter Persis Solo yang dirusak di Terminal Jepara.

SOLO - Derby Jawa Tengah antara Persis Solo dan Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24 tak hanya berakhir tanpa pemenang di atas lapangan.

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Kamis malam (6/3 itu juga diwarnai bentrokan antarsuporter yang membuat rombongan Persis Solo sempat tertahan di dalam stadion hingga menjelang Subuh.

Padahal, Laskar Sambernyawa sangat membutuhkan kemenangan untuk keluar dari zona degradasi. Namun pertandingan harus berakhir imbang tanpa gol. Situasi semakin diperburuk dengan kericuhan yang terjadi di tribun stadion.

Awalnya situasi masih dapat diredam. Namun kericuhan akhirnya pecah pada sekitar menit ke-80 pertandingan. Kedua kelompok suporter terlibat aksi saling lempar dari tribun. Tak hanya botol air minum, sejumlah benda yang diduga petasan juga sempat dilemparkan.

Keributan sempat mereda setelah aparat keamanan melakukan pengamanan di dalam stadion. Namun bentrokan kembali terjadi ketika sejumlah suporter Persijap dilaporkan menghadang rombongan suporter Persis di pintu keluar stadion sisi barat.

Melihat kondisi yang tidak kondusif, aparat keamanan memutuskan menahan rombongan pemain dan ofisial Persis tetap berada di dalam stadion hingga situasi benar-benar terkendali. Langkah tersebut diambil untuk menghindari potensi bentrokan yang lebih besar saat tim tamu meninggalkan stadion.

Situasi baru mulai kondusif menjelang waktu sahur. Rombongan Persis akhirnya diperbolehkan keluar dari stadion sekira pukul 03.00 dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Direktur PT Persis Solo Saestu (PSS) Ginda Ferachtriawan mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi para pemain aman, meski kelelahan karena harus menunggu cukup lama di dalam stadion.

“Untuk posisi pemain aman, tetapi mungkin kelelahan karena baru bisa keluar dari stadion sekira pukul 03.00. Sekarang masih dalam perjalanan pulang. Tim dan ofisial sempat berhenti sebentar di Ungaran untuk ibadah,” ujar Ginda

Manajemen Persis Solo juga berencana melakukan evaluasi menyusul hasil imbang melawan Persijap. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah masa depan pelatih Milomir Seslija, yang sebelumnya mendapat target meraih enam poin dari dua pertandingan terakhir. Hasil imbang dalam laga ini membuat target tersebut dipastikan gagal tercapai. (hj/nik/laz)

 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#derby jawa tengah #laskar sambernyawa #Persis Solo #stadion gelora bumi kartini #persijap jepara #BRI Super League 2025/2026