Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pemprov Jateng Sediakan 346 Bus untuk Program Mudik Gratis Lebaran 1447 H

Bahana. • Selasa, 10 Maret 2026 | 14:18 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat rapat lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik-balik dan perayaan Idulfitri (Pemprov Jateng).
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat rapat lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik-balik dan perayaan Idulfitri (Pemprov Jateng).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyiapkan sedikitnya 346 armada bus untuk program mudik gratis pada Lebaran 1447 Hijriah yang dijadwalkan berlangsung pada 16 dan 17 Maret 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan program tahunan itu ditujukan untuk memfasilitasi warga Jawa Tengah yang merantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Untuk angkutan bus, pemerintah provinsi menyiapkan 346 armada yang akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026 dari dua kota, yakni Jakarta dan Bandung.

Sebanyak 323 bus dengan 16.086 kursi akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, sedangkan 23 bus dengan 1.133 kursi akan berangkat dari Bandung.

Selain moda bus, Pemprov Jawa Tengah juga menyediakan layanan mudik gratis menggunakan kereta api yang dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dengan total 17 rangkaian kereta dan 1.288 kursi.

Rinciannya, pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Solo Balapan menggunakan KA Jaka Tingkir sebanyak delapan rangkaian dengan kapasitas 576 kursi serta satu rangkaian tambahan berkapasitas 72 kursi.

Tersedia juga delapan rangkaian KA Tawang Jaya dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Poncol Semarang dengan total 640 kursi.

Ahmad Luthfi juga meminta para kepala daerah di Jawa Tengah untuk menyambut para pemudik yang kembali ke daerah masing-masing.

“Bupati dan Wali Kota saya minta ikut jemput ke sana, dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan, dan kebanyakan adalah pekerja informal,” ungkap Ahmad Luthfi saat rapat lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik-balik dan perayaan Idulfitri, di Grhadika Bhakti Praja, Senin (9/3), dikutip dari laman Pemprov Jateng.

Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan layanan balik rantau gratis menggunakan kereta api pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang dengan empat rangkaian kereta berkapasitas 320 kursi.

Sementara itu, program balik rantau menggunakan bus akan dilaksanakan pada 28 Maret 2026 dari tiga titik utama, yaitu Asrama Haji Donohudan di Boyolali, Terminal Mangkang di Semarang, serta Terminal Bulupitu di Banyumas.

Selain titik tersebut, pemberangkatan mandiri juga disediakan dari Kabupaten Magelang, Blora, dan Kendal dengan total 71 bus berkapasitas 3.550 kursi.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menambahkan program mudik dan balik gratis tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran.

Menurutnya, banyak pemudik sebelumnya menggunakan sepeda motor sehingga diharapkan program tersebut dapat mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih aman.

Ia juga menyebutkan program mudik gratis Pemprov Jawa Tengah diupayakan terintegrasi dengan program kementerian maupun pihak swasta agar tidak terjadi pendaftaran ganda.

"Mudik gratis dari Pemprov Jateng ini kita upayakan diintegrasikan dengan kementerian dan swasta agar tidak ada pendaftar dobel sehingga bus yang disediakan ada yang kosong," ujarnya.

Penulis: Ferry Aditya

Editor : Bahana.
#Jateng #Pemprov Jateng #mudik gratis