Baca Juga: Viral Unggahan Lamine Yamal: "Saya Muslim, Menghina Keyakinan Bukan Bagian dari Sepak Bola"
Baca Juga: PMII Minta Korupsi Mini Zoo Diusut Tuntas, Mantan Bupati hingga Kepala Dinas Ikut Diperiksa
Di sisi lain, Ketua RW setempat, Tarmin, menjelaskan meski Apriyan berstatus sebagai warga pendatang, ia dipandang cukup aktif membaur di tengah masyarakat.
"Di sini kan sering ada pengajian setiap malam Jumat, almarhum sering ikut. Kegiatan sosial yang lain juga kerap ia ikuti," kata Tarmin.
Sementara itu, desas-desus terkait penyebab kematian korban mulai berembus di kalangan warga.
Baca Juga: Semakin Mewah dan Retro, New Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Spesial Burgundy
Opini masyarakat terbelah; ada yang mencurigai Apriyan menjadi korban pembunuhan, namun ada pula yang menduga bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri.
Dari penuturan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hernia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, berikut adalah sejumlah temuan mencurigakan di lokasi kejadian (TKP):
Baca Juga: Pengumuman! Pendaftaran Beasiswa LPDP-Australia Awards Dibuka
o Lokasi Temuan: Jenazah ditemukan di sebuah kebun yang berada di belakang rumah keluarganya (berjarak sekitar 50 meter dari tempat tinggal korban).
o Luka Korban: Terdapat luka berupa tusukan dan sayatan pada bagian leher korban.
o Penemuan Senjata Tajam: Ditemukan sebuah pisau tak jauh dari lokasi jenazah tergeletak, yang diduga kuat berkaitan dengan luka fatal pada tubuh korban.
o Jejak Darah dan Sandal: Terdapat ceceran darah di sekitar lokasi penemuan korban.
Anehnya, sandal milik korban ditemukan tersusun rapi di belakang rumah keluarganya sebelum menuju area kebun tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap tabir misteri kematian buruh pembuatan genting tersebut.
Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh mengenai kasus ini sebelum adanya keterangan resmi dari kepolisian. (al/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita