Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Rekonstruksi Pembunuhan Karanggede Boyolali; 43 Adegan Terungkap, Tersangka Sudah Rencanakan Aksi

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 9 April 2026 | 22:24 WIB
Proses Rekonstruksi yang dilakukan di Mapolres Boyolali, Kamis (9/4/2026). ABDUL KHOFID/RADAR SOLO
Proses Rekonstruksi yang dilakukan di Mapolres Boyolali, Kamis (9/4/2026). ABDUL KHOFID/RADAR SOLO

SOLO - Satreskrim Polres Boyolali bersama tim Kejaksaan Negeri Boyolali melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan di Karanggede pada Kamis (9/4/2026).
Rekonstruksi memperagakan 43 adegan, mulai dari awal sebelum tiba di lokasi, kedatangan tersangka A di TKP, hingga melakukan eksekusi di rumah korban.
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Wira Saputra mengungkapkan, rekonstruksi ini untuk memperjelas proses kejadian dan memastikan bahwa tersangka A memang melakukan pembunuhan terhadap korban.

Baca Juga: Polres Sragen Tetapkan Siswa SMPN 2 Sumberlawang sebagai Tersangka Duel Maut, Motif Dipicu Saling Ejek

Berlokasi di Mapolres Boyolali, proses rekonstruksi dilakukan secara detail. Beberapa saksi serta barang bukti juga diperlihatkan untuk melengkapi jalannya proses rekonstruksi.

Selama rekonstruksi, tersangka juga diminta untuk menjelaskan bagaimana dia bertamu, lalu melukai korban D serta membunuh anak D.

Sebelum tiba di TKP rumah korban, diketahui tersangka sudah menyiapkan satu buah pisau cutter.

“Jadi tersangka sudah membawa cutter sebelum tiba di TKP,” jelas Indrawan, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Presiden Prabowo di Magelang: Kemandirian Energi Adalah Syarat Mutlak Negara Besar untuk Bertahan

Setiba di depan rumah, tersangka memanggil korban dengan berpura-pura ingin membayar utang. Korban lalu mempersilahkan masuk ke dalam rumah.

Setelahnya, tersangka meminta izin untuk buang air di rumah korban. A lalu berpura-pura mentransfer uang melalui mobile banking.

Tersangka lalu mendekati korban sambil menanyakan apakah uang sudah masuk. Namun, A langsung mencekik korban hingga terjatuh.

Sambil masih mencekik leher korban, A mengeluarkan pisau yang sudah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga: Dalih Nikah-nikahan, Pria Cabuli Remaja di Gunungkidul: Polres Sebut Jadi Modus Kekerasan Seksual

Dia lalu menusuk korban sebanyak empat kali di bagian leher. Tak lama, anak korban mendekat dan memohon untuk tidak menyakiti ibunya. Korban anak kemudian keluar sambil berteriak minta tolong.

Tersangka lalu menarik korban ke area dapur, dan mengambil gunting untuk menusuk korban sebanyak lima kali.

Korban anak kembali masuk ke rumah untuk melihat kondisi ibunya.

Mengetahui ada saksi mata, A kemudian gelap mata hingga mencekik korban anak. Tak sampai di situ, A juga memasukkan kepala anak tersebut ke dalam bak air.

Baca Juga: Tak Ingin Kekeringan di 2023 Terulang, DPKP DIY Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi El Nino Godzilla

Tersangka mengangkat tubuh korban anak dan kembali mencekik leher untuk kedua kalinya, dia lalu mencelupkan kembali korban anak dengan posisi kepala di bawah, sambil memegang bagian kaki.

A kemudian kembali mendatangi korban D untuk menusuk menggunakan gunting sebelumnya sebanyak lima  kali.

Untuk memastikan korban sudah meninggal, tersangka menyiram tubuh korban sebanyak dua kali sebelum kabur membawa kendaraan korban.

Namun, Indra mengatakan, fakta yang ditemukan korban berpura-pura meninggal dunia untuk menghindari pemukulan lanjutan dari tersangka.

Baca Juga: Kenaikan Harga Plastik Belum Pengaruhi Inflasi, BPS DIY Sebut Tunggu Bulan Mei

"Tersangka ini sudah melakukan perencanaan pembunuhan, dan kita akan menjeratnya dengan pasal pembunuhan dengan dijuntokan undang-undang PPA," kata Indrawan.

Indrawan juga menjelaskan tersangka A sempat mengambil celana jeans korban untuk melarikan diri dari rumah korban.

Diberitakan sebelumnya, kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2026) sore. Perampok menyatroni rumah yang dihuni oleh seorang ibu serta dua orang anak perempuan.

Namun nahas, anak kedua yang berusia enam tahun berinisial AO meninggal dunia. Sementara sang ibu, D,33, mengalami luka bacok di bagian leher dan langsung dilarikan ke rumah sakit. (fid/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#boyolali #karanggede #polres boyolali #rekonstruksi #Pembunuhan