Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Viral! Pendaki Nyaris Baku Hantam di Puncak Gunung Lawu Gara-Gara Spot Foto; Miris, Niat Cari Sunrise, Malah Ricuh

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 28 April 2026 | 20:59 WIB
Seorang pendaki jadi korban kericuhan di Gunung Lawu. (ISTIMEWA)
Seorang pendaki jadi korban kericuhan di Gunung Lawu. (ISTIMEWA)

 SOLO -  Insiden keributan antarpendaki di Gunung Lawu mendadak viral dan menyita perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi (26/4/2026) sekira pukul 06.48 WIB di area puncak, tepat di salah satu titik favorit untuk berfoto.


Awalnya, aktivitas pendakian berjalan seperti biasa. Para pendaki yang datang dari berbagai daerah menikmati panorama alam dan berburu momen di puncak. Namun situasi berubah ketika dua rombongan pendaki terlibat cekcok akibat berebut spot foto.

Baca Juga: Empat Jemaah Haji Embarkasi Solo Dipulangkan karena Tidak Istitaah, Delapan Lainnya Harus Opname di Rumah Sakit


Satu kelompok diketahui berasal dari Bogor dengan jumlah 13 orang, sementara kelompok lain dari Bandung berjumlah sekitar 20 orang. Keduanya sama-sama mendaki melalui jalur Candi Cetho di Karanganyar.


Dalam video berdurasi 53 detik yang beredar luas di media sosial, tampak kerumunan pendaki memenuhi area puncak. Dua orang pendaki yang mengenakan jaket merah dan hitam terlihat terjatuh di tengah kerumunan dan mendapat tindakan kasar dari pendaki lain. Insiden ini sontak memicu perhatian warganet karena dinilai mencoreng etika pendakian.


Meski sempat memanas, konflik tersebut tidak berujung panjang. Kedua rombongan akhirnya memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah difasilitasi pihak basecamp saat turun gunung.

Baca Juga: Modus Baru Peredaran Narkoba di Mojolaban Sukoharjo, Pengedar Pakai Aplikasi Private Messenger

 

Upaya mediasi dilakukan untuk meredam ketegangan sekaligus mencegah konflik meluas. Asisten Perhutani BKPH Lawu DS, Mulyadi, membenarkan kejadian tersebut.  “Betul itu kejadian di puncak Gunung Lawu. Informasinya pertengkaran dipicu karena berebut tempat foto,” ujarnya, Senin (27/4).


Keributan yang melibatkan dua rombongan itu pun berakhir damai. Kedua pihak kemudian menyampaikan klarifikasi melalui video di media sosial. “Saya mewakili rombongan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di puncak. Saat ini kami sudah saling memaafkan dan tidak ada masalah lagi,” ujar perwakilan rombongan Bogor, Samah.


Hal serupa disampaikan ketua rombongan asal Bandung. “Masalah ini sudah clear, sudah beres. Kami juga meminta maaf kepada pengelola dan pihak basecamp atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh anggota kami,” kata Ruli.

Baca Juga: Makna Simbolik Gunungan dalam Pertunjukan Wayang Kulit: Lambang Kehidupan dan Alam Semesta


Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi turut membenarkan insiden tersebut dan memastikan tidak ada proses hukum yang berlanjut.  “Tidak ada laporan ke polisi. Kedua pihak sudah dipertemukan saat turun dan sepakat secara damai,” jelasnya.


Meski telah diselesaikan, viralnya video ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk tetap menjaga etika, saling menghormati, serta mengedepankan keselamatan dan kenyamanan bersama saat berada di alam terbuka. (net/nur/nik/laz)
Sumber: Radar Solo

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#keributan #candi cetho #insiden #karanganyar #gunung lawu