Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pastikan Keaslian Produk, Pertamina Imbau Masyarakat Gunakan Fitur QR Code pada Tabung Bright Gas

Heru Pratomo • Minggu, 3 Mei 2026 | 22:22 WIB
Pertamina Apresiasi Pengungkapan Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Perkuat Pengawasan Distribusi
Pertamina Apresiasi Pengungkapan Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Perkuat Pengawasan Distribusi

 

 

KLATEN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri atas keberhasilan pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

Pengungkapan tersebut menemukan adanya praktik ilegal berupa pemindahan isi LPG 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 Kg dan 50 Kg. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merugikan negara serta mengganggu ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto menyampaikan apresiasi atas langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga: Video Longsor Proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat Viral, Gemuruhnya Terdengar Mencekam

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bareskrim Polri atas pengungkapan kasus ini. Praktik penyalahgunaan LPG subsidi merupakan pelanggaran serius yang merugikan negara dan masyarakat, sehingga penindakan tegas sangat diperlukan untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran,” ujar Fanda.

Dari sisi penegakan hukum, Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin menegaskan bahwa penyalahgunaan LPG subsidi merupakan kejahatan serius. “Penyalahgunaan LPG subsidi bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengkhianati masyarakat kecil yang berhak menerima. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas agar subsidi tepat sasaran,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Pertamina terus menjalankan program Subsidi Tepat LPG melalui pendataan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau by name by address guna memastikan distribusi lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Usung Empat Konsep Smart City, Mapolda Baru Padukan Teknologi dan Data di DIY untuk Penanganan Real Time

Selain itu, Pertamina juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta stakeholder terkait dalam memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi di lapangan. 

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Risky Diba Avrita mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga distribusi LPG subsidi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG di pangkalan resmi Pertamina dan tidak tergiur harga murah dari pihak yang tidak memiliki izin. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan agar subsidi dapat tepat sasaran kepada yang berhak,” ujarnya.

Baca Juga: Budaya Tidak Sehat Investor Gunungkidul: Bangun Dulu, Urus AMDAL Belakangan

Sebagai bentuk edukasi, tabung LPG non-subsidi (Bright Gas) dilengkapi dengan barcode/QR Code yang dapat dipindai untuk memastikan keaslian produk serta informasi distribusi. Untuk mengetahui lokasi pembelian produk resmi Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

Editor : Heru Pratomo
#penyalahgunaan lpg bersubsidi #lpg 3 kg #pertamina #qr code #klaten