Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Warga Dengar Suara Tembakan saat Polisi Sergap Tersangka Pelecehan Santriwati Pati di Puncak Bukit Petilasan Makam Raden Gunungsari Purwantoro Wonogiri

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:51 WIB
Ashari (kiri) ditangkap saat bersumbunyi di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Kamis (7/5/2026). ISTIMEWA
Ashari (kiri) ditangkap saat bersumbunyi di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Kamis (7/5/2026). ISTIMEWA

SOLO - Pelarian panjang Ashari, tersangka kasus pelecehan santriwati pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Pati terhenti di Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.  Tersangka diringkus polisi dalam sebuah operasi penyergapan di wilayah Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kamis (7/5/2026) dini hari.
Lokasi persembunyian tersangka berada di kawasan terpencil, yakni kompleks makam Raden Gunungsari atau Gedong Giono yang terletak di puncak bukit dan jauh dari jangkauan keramaian permukiman warga.
Tersangka diketahui mulai memasuki wilayah Desa Bakalan sejak Rabu (6/5/2026) pagi sekitar pukul 07.00. Untuk mencapai lokasi persembunyiannya, Ashari menggunakan jasa ojek dari pusat Kecamatan Purwantoro, yang kemudian berganti ojek kembali menuju area kompleks makam.

Baca Juga: Fakta Baru Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Wonogiri oleh Guru Olahraga; Sudah Terjadi Belasan Tahun, Lapor Guru BK Tak Digubris

Selama berada di sana, tersangka menyamar sebagai peziarah dan menginap di salah satu rumah warga yang memang biasa difungsikan sebagai tempat peristirahatan bagi peziarah. Kepala Desa Bakalan Sutanto menjelaskan, kehadiran tersangka tidak mengundang kecurigaan warga setempat karena status lokasi itu yang memang terbuka bagi peziarah dari luar daerah.

“Dia itu tidak dikenal warga sini, cuma numpang menginap karena memang rumah itu sering dipakai peziarah," ujar Sutanto, Kamis (7/5/2026). Penyamaran yang rapi ini membuat keberadaan tersangka sempat luput dari pantauan warga selama hampir satu hari penuh.

Aksi pelarian Ashari berakhir saat ia hendak meninggalkan lokasi penginapan. Sebelum ditangkap, tersangka sempat meminjam sepeda motor milik warga dengan dalih ingin menemui seorang teman. Namun aparat kepolisian yang telah mengintai pergerakan tersangka segera melakukan penghadangan di tengah jalan. 

Baca Juga: Tega, Uang Donasi Pembangunan Masjid di Semin, Gunungkidul dari Arab Saudi Digondol Maling

Proses penyergapan dilakukan saat kondisi lingkungan masih sepi, sehingga tidak memicu kegaduhan massal di tengah warga yang sebagian besar masih beristirahat. "Penangkapan hari ini sekira pukul 04.30 pagi," kata Sutanto.

Ia menegaskan petugas tidak melakukan penggerebekan di dalam rumah warga guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. “Ditangkapnya bukan di rumah warga. Saat keluar naik motor itu langsung diamankan," beber kades.

Meski penangkapan berlangsung cepat, beberapa warga di sekitar lokasi sempat dikejutkan dengan suara letusan satu kali yang diduga merupakan tembakan peringatan dari petugas kepolisian. Keberhasilan penangkapan tersangka A merupakan hasil koordinasi intensif antara jajaran kepolisian dari wilayah Pati dan Wonogiri. (al/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Suara Tembakan #Sergap Tersangka #Pelecehan Santriwati #polisi #wonogiri