Baca Juga: Geger 11 Bayi Ditemukan di Sleman, Disdukcapil Pastikan Semua Dapat Hak Identitas Resmi
Penemuan berawal dari laporan anak korban yang curiga karena ayahnya tidak terlihat beberapa hari. “Anak dari korban yang nomor tiga diinformasikan sama tetangganya bahwa bapaknya itu tidak terlihat selama beberapa hari. Setelah dicari-cari di luar tidak ketemu, kemudian dicari di dalam ada gundukan tanah di daerah belakang atau di pawon (dapur) ya, belakang rumah,” jelasnya.
Setelah dilakukan penggalian, muncul bagian tubuh korban. Anak korban bersama perangkat desa kemudian melapor ke Polsek Andong. Polisi belum menetapkan tersangka. Pihak kepolisian masih fokus pada penanganan jenazah dan penyelidikan awal.
“Sampai dengan saat ini untuk pelaku belum diamankan. Kami masih fokus terhadap penanganan jenazah,” kata AKP Indrawan.
Baca Juga: Diduga Korsleting dan Ada Tiupan Angin Pantai Ratusan Motor Karyawan Pabrik Ban Ludes Terbakar
Informasi awal dari tetangga dan perangkat desa menyebut korban tinggal bersama dua anaknya. Ketiganya disebut memiliki riwayat gangguan jiwa.
“Ini kami juga masih meng-crosscheck terkait kartu kuning, kan biasanya kalau ODGJ ada kartu kuning atau ada riwayat di puskesmas maupun di rumah sakit,” tambahnya.
Belum diketahui pasti, kapan waktu kejadian itu. Polisi masih memastikan identitas korban, dan kronologi lengkap akan disampaikan setelah hasil otopsi dan pemeriksaan saksi selesai. (fid/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita