SOLO - Belum tuntas penanganan dugaan pelecehan siswi SMP di Wonogiri oleh oknum guru olahraga yang terjadi bertahun-tahun, kini muncul kasus yang juga membuat miris.
Beredar kabar seorang anak di bawah umur yang dianiaya setelah dituduh melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Giritontro, Wonogiri.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Minggu (10/5/2026) lalu. Sang anak berinisial Y (16) diketahui masuk ke rumah salah satu warga.
Y kemudian dibawa sejumlah warga usai dikira mencuri. Kaki dan tangannya kemudian diikat di sebuah tiang bangunan. Tak hanya itu, Y dikabarkan sempat dipukul bahkan ada yang hendak tega membakarnya.
Baca Juga: Mirip Gejala DBD dan Leptospirosis, Tenaga Kesehatan Diminta Cermat Diagnosa Infeksi Hantavirus
Kabar soal anak bawah umur yang menjadi korban kekerasan diamini Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo. Polisi telah bergerak menyelidiki kasus kekerasan terhadap Y.
"Ada empat orang yang kita amankan atas hal ini. Warga setempat, tetangga si anak ini," ujar Agung, Jumat (15/5/2026). Pihaknya menyayangkan adanya kekerasan terhadap anak tersebut. Apalagi korban saat itu tak terbukti melakukan pencurian.
Baca Juga: Kepala BNPB: Hampir Tidak Ada Wilayah di Indonesia yang Betul-Betul Aman dari Bencana
"Kalau memang ada hal semacam itu (pencurian) lebih baik dilaporkan saja. Apalagi ini anak-anak ya," kata dia.
Agung menambahkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Y diperiksakan ke dokter kejiwaan. Saat ini, polisi memberikan pendampingan terhadap Y. "Ada pendampingan yang diberikan," pungkas Agung. (al/laz)
Sumber: Radar Solo